
Wartatrans.com, JAKARTA – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Maritime Anti-Corruption Network (MACN) sebagai langkah strategis memperkuat promosi integritas dan aksi kolektif sektor publik–swasta di industri kepelabuhanan Indonesia.

Penandatanganan dihadiri oleh Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI. Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan sektor pelabuhan. ujar Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati.
“Without integrity, there is no trust. And without trust, there is no sustainable growth,” dalam sambutan Liana.

Sejalan dengan hal tersebut, Chief Partnership Officer MACN, Martin Benderson, juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya bersama membangun lingkungan bisnis maritim yang berintegritas dan transparan.
“This MoU represents a significant milestone in our collective efforts to enhance integrity and foster a transparent business environment that benefits all stakeholders in the Indonesian maritime sector.” ujar Martin Benderson dalam sambutannya.
Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat mendorong peningkatan kesadaran anti-korupsi, pelatihan dan edukasi, serta penguatan kolaborasi publik–swasta guna menciptakan sektor pelabuhan yang lebih transparan dan terpercaya.(ahmad)



















