Menu

Mode Gelap
Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

ANJUNGAN

ABUPI-MACN Bersinergi, Dorong Industri Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global

badge-check


 Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati bersama Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead 
Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran 
pengurus DPP dan DPD ABUPI. Foto istimewa/ABUPI 
Perbesar

Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati bersama Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI. Foto istimewa/ABUPI

Wartatrans.com, JAKARTA – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Maritime Anti-Corruption Network (MACN) sebagai langkah strategis memperkuat promosi integritas dan aksi kolektif sektor publik–swasta di industri kepelabuhanan Indonesia.

Penandatanganan dihadiri oleh Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI. Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan sektor pelabuhan. ujar Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati.

“Without integrity, there is no trust. And without trust, there is no sustainable growth,” dalam sambutan Liana.

Sejalan dengan hal tersebut, Chief Partnership Officer MACN, Martin Benderson, juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya bersama membangun lingkungan bisnis maritim yang berintegritas dan transparan.

“This MoU represents a significant milestone in our collective efforts to enhance integrity and foster a transparent business environment that benefits all stakeholders in the Indonesian maritime sector.” ujar Martin Benderson dalam sambutannya.

Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat mendorong peningkatan kesadaran anti-korupsi, pelatihan dan edukasi, serta penguatan kolaborasi publik–swasta guna menciptakan sektor pelabuhan yang lebih transparan dan terpercaya.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit

8 Juli 2026 - 13:26 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

BP3 Curug dan TNI AU Gelar Pelatihan Dangerous Goods

8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Indonesia jadi Tuan Rumah ICAO CAEP Working Group 5

8 Juli 2026 - 09:30 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

7 Juli 2026 - 20:04 WIB

Libur Sekolah, ASDP Telah Layani 2,05 Juta Penumpang

7 Juli 2026 - 17:58 WIB

Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia

6 Juli 2026 - 23:02 WIB

Trending di TEKNOLOGI