Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026 Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

ANJUNGAN

ABUPI-MACN Bersinergi, Dorong Industri Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global

badge-check


 Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati bersama Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead 
Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran 
pengurus DPP dan DPD ABUPI. Foto istimewa/ABUPI 
Perbesar

Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati bersama Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI. Foto istimewa/ABUPI

Wartatrans.com, JAKARTA – Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Maritime Anti-Corruption Network (MACN) sebagai langkah strategis memperkuat promosi integritas dan aksi kolektif sektor publik–swasta di industri kepelabuhanan Indonesia.

Penandatanganan dihadiri oleh Martin Benderson (Chief Partnership Officer), Martin Stene (Lead Southeast Asia & Americas), dan Rizal Hadi (Senior Advisor MACN Indonesia), serta jajaran pengurus DPP dan DPD ABUPI. Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan sektor pelabuhan. ujar Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati.

“Without integrity, there is no trust. And without trust, there is no sustainable growth,” dalam sambutan Liana.

Sejalan dengan hal tersebut, Chief Partnership Officer MACN, Martin Benderson, juga menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya bersama membangun lingkungan bisnis maritim yang berintegritas dan transparan.

“This MoU represents a significant milestone in our collective efforts to enhance integrity and foster a transparent business environment that benefits all stakeholders in the Indonesian maritime sector.” ujar Martin Benderson dalam sambutannya.

Melalui MoU ini, kedua pihak sepakat mendorong peningkatan kesadaran anti-korupsi, pelatihan dan edukasi, serta penguatan kolaborasi publik–swasta guna menciptakan sektor pelabuhan yang lebih transparan dan terpercaya.(ahmad)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

8 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

8 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan

8 Oktober 2026 - 21:26 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya

8 Oktober 2026 - 18:17 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres No. 27 Tahun 2026 Terkait Ojol

8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Via wondr, BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private

8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Trending di EKOBIS