Menu

Mode Gelap
Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan 5 Sekolah Transportasi Kemenhub Raih Predikat WBK dan WBBM ASDP: Merak-Bakauheni Barometer Kelancaran Mudik Lebaran 2026 Arus Balik Imlek 2026 Memuncak, Hampir 39 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta KAI Daop 7 Madiun Meriahkan Imlek dengan Barongsai di Stasiun KCIC Hadirkan Barongsai di Stasiun Whoosh, Semarakkan Libur Panjang Imlek 2026

JALUR

Akses Baru Lintas Negara, DAMRI Segera Buka Rute Kuching-Putussibau

badge-check


 Foto istimewa/DAMRI Perbesar

Foto istimewa/DAMRI

Wartatrans.com, JAKARTA  Sebagai bagian dari penguatan konektivitas kawasan perbatasan, DAMRI kembali menambah layanan angkutan lintas batas negara (ALBN) yaitu pada rute Putussibau menuju Kuching.

Rute ini dihadirkan sebagai akses darat baru yang menghubungkan pusat budaya Sarawak dengan kawasan ekowisata unggulan di perbatasan Kalimantan Barat.

Rute ini menghubungkan dua wilayah dengan karakter destinasi yang saling melengkapi. Putussibau, sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi Kapuas Hulu, dikenal sebagai gerbang menuju kawasan ekowisata unggulan seperti Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun. Lebih dari separuh wilayah Kapuas Hulu merupakan kawasan konservasi, dengan Sungai Kapuas sebagai urat nadi kehidupan masyarakat, transportasi, serta aktivitas ekonomi berbasis alam dan budaya Dayak.

Sementara itu, Kuching sebagai ibu kota Sarawak menawarkan kekayaan budaya dan sejarah, ditandai dengan museum, kawasan waterfront yang tertata, serta infrastruktur kota yang ramah wisatawan. Kota ini juga dikenal aman, tertib, dan memiliki biaya hidup relatif terjangkau, menjadikannya salah satu pusat pariwisata dan jasa di Malaysia Timur.

Melalui pembukaan rute ini, DAMRI tidak hanya menghadirkan alternatif transportasi lintas negara yang terjangkau, tetapi juga mendorong pergerakan wisatawan, pelaku UMKM, serta masyarakat perbatasan agar dapat beraktivitas lebih mudah dan efisien.

“Rute Kuching–Putussibau menjadi bagian dari komitmen DAMRI dalam memperkuat konektivitas wilayah perbatasan. Kami melihat potensi besar dari pergerakan wisata, ekonomi lokal, hingga interaksi sosial lintas negara yang dapat tumbuh melalui layanan ini,” ujar Head of Corporate Communication DAMRI P. Septian Adri S.

Ke depan, layanan ALBN ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memperluas pasar produk lokal Kapuas Hulu, serta mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Malaysia melalui konektivitas darat yang aman dan nyaman.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menuju Ekspansi 2026, SPJM Optimalkan Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

17 Februari 2026 - 18:03 WIB

5 Sekolah Transportasi Kemenhub Raih Predikat WBK dan WBBM

17 Februari 2026 - 16:56 WIB

Harap Berkah Imlek, Warga Rela Antre Angpao di Kelenteng Tertua Bekasi

17 Februari 2026 - 11:33 WIB

Umat Tionghoa Rayakan Imlek Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi

17 Februari 2026 - 10:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Trending di EKOBIS