Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

BANDARA

Bandara InJourney Airports Layani 10,2 Juta Penumpang di Libur Nataru

badge-check


					BOD InJourney Airports dan jajaran Perbesar

BOD InJourney Airports dan jajaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Sepanjang angkutan Nataru pada periode 15 Desember 2025 – 4 Januari 2026, InJourney Airports secara kumulatif di 37 bandara melayani sekitar 10,20 juta penumpang, atau relatif sama dengan periode 2024/2025 yang juga sekitar 10,24 juta penumpang.

Pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan sebelum Natal ada pada 24 Desember 2025 yakni 543 ribu penumpang, kemudian sebelum Tahun Baru 2026 pada 28 Desember 2025 sebanyak 531 ribu penumpang.

Adapun pada arus balik, pergerakan tertinggi pada 4 Januari 2026 menyentuh hampir 560 ribu penumpang.

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di 37 bandara, Senin (5/1/2025).

Posko tersebut bertugas selama 20 hari yaitu 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, penutupan posko ini sekaligus menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan Nataru di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.

“Pelaksanaan monitoring angkutan Nataru di seluruh bandara secara umum berjalan sukses berkat kolaborasi yang erat antara InJourney Airports sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholders. Peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang dapat dikelola dengan baik. Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pengguna jasa, dan juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih ada layanan yang dinilai belum sempurna,” tutur Pahlevi.

Sementara itu, pergerakan pesawat sepanjang Nataru 2025/2026 mencapai sekitar 76 ribu penerbangan, termasuk sekitar 2 ribu penerbangan tambahan (extra flight).

Lima bandara tersibuk adalah Soekarno-Hatta Tangerang (3,5 juta penumpang dengan 23 ribu penerbangan), I Gusti Ngurah Rai Bali (1,4 juta penumpang dengan 9 ribu penerbangan), Juanda Surabaya (863 ribu penumpang dengan 6 ribu penerbangan).

Disusul Sultan Hasanuddin Makassar (603 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan) dan Kualanamu Deli Serdang (486 ribu penumpang dengan 4 ribu penerbangan).

Pahlevi menyebut, pada periode angkutan Nataru 2025/2026 ini InJourney Airports juga mampu mendorong optimalisasi operasional bandara.

“Utilisasi slot time atau ketersedian waktu keberangkatan penerbangan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara secara kumulatif pada Nataru 2025/2026 hampir menyentuh 90% atau lebih tinggi dibandingkan dengan Nataru 2024/2025 sebesar 84%. Optimalisasi bandara ini berkat kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak,” ujarnya.

Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menambahkan, selama periode Nataru 2025/2026 berbagai inisiatif terkait customer experience dijalankan dengan baik pada peak season akhir tahun.

Inisiatif tersebut mencakup antara lain adanya desain tematis Nataru, dan aktivitas customer experience (On Ground Activation) di terminal penumpang pesawat.

“Inovasi dari On Ground Activation, yang diluncurkan pada Nataru 2025/2026 adalah Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati. Dua inovasi ini mampu menjaga standar pelayanan di bandara saat periode sibuk,” jelas Syahir.

Staf Customer Service Mobile kata dia, bergerak secara mobile di terminal dan memberikan asistensi atau solusi bagi penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang membutuhkan bantuan di titik manapun termasuk pada passenger service touch seperti area check-in, boarding lounge, arrival hall dan lain sebagainya

Sementara itu, Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati melengkapi keberadaan Posko Terpadu Pusat Data. Lokasi Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati berada di kawasan terminal karena dirancang agar lebih mudah dijangkau oleh penumpang pesawat apabila membutuhkan bantuan.

Syahir menuturkan, inovasi-inovasi pelayanan dan customer experience akan terus dikenalkan secara berkelanjutan ke depannya di seluruh bandara-bandara yang dikelola InJourney Airports. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keren! 4 Alumni API Banyuwangi Tembus Kerja di Bandara Haneda Jepang

15 Januari 2026 - 19:16 WIB

Libur Nataru, Garuda dan Citilink Angkut 1,5 Juta Penumpang

14 Januari 2026 - 16:07 WIB

Perlindungan Konsumen Penerbangan Butuh Revolusi Regulasi

13 Januari 2026 - 20:35 WIB

Penerbangan Perdana Subsidi Perintis 2026 Korwil Gorontalo Dimulai

13 Januari 2026 - 19:19 WIB

Pelita Air Bersama Poslog Indonesia Bantu Percepatan Penyaluran Bantuan Kemanusiaan

13 Januari 2026 - 18:46 WIB

Trending di EKOBIS