Menu

Mode Gelap
Bayt Al-Qur’an TMII Jadi Ruang Edukasi, Dr. Ali An Sun Geun Paparkan Dakwah Islam Sejarah Baru Seni Rupa, Ribuan Orang tidak Kebagian Tiket Nonton Pameran Tunggal Lukisan SBY KN Kunyit, KN Grantin P. 211 dan KN Miang Besar Optimalkan Dukungan Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Mantan Anggota DPR RI Beri Penguatan bagi Relawan Kemanusiaan Kemenhub Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat di Bandara APT Pranoto Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

RAGAM

Bayt Al-Qur’an TMII Jadi Ruang Edukasi, Dr. Ali An Sun Geun Paparkan Dakwah Islam

badge-check


 Bayt Al-Qur’an TMII Jadi Ruang Edukasi, Dr. Ali An Sun Geun Paparkan Dakwah Islam Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bayt Al-Qur’an di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali menjadi ruang edukasi keislaman bagi masyarakat. Di tempat yang menyimpan berbagai jejak perkembangan Al-Qur’an dan sejarah Islam di Indonesia itu, masyarakat diajak memahami Islam tidak semata sebagai ajaran, tetapi juga sebagai perjalanan sejarah dan peradaban, Sabtu (19/09/26)

Di hadapan masyarakat umum, Dr. Ali An Sun Geun, MA, memberikan penjelasan mengenai dakwah Islam. Penyampaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai Islam sekaligus membuka pemahaman masyarakat terhadap perkembangan kajian Al-Qur’an dan sejarah Islam di Indonesia.

“Bayt Al-Qur’an sendiri memiliki posisi penting sebagai ruang pembelajaran yang mempertemukan Al-Qur’an dengan sejarah, budaya dan perkembangan kehidupan umat Islam di Indonesia,” ungkap Dr. Ali An Sun Geun, yang juga salah satu pengurus Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI)

Bagi Dr. Ali An Sun Geun, dakwah tidak hanya berbicara tentang penyampaian pesan keagamaan. Dakwah juga dapat dilakukan melalui pendidikan, pengetahuan dan pengenalan sejarah, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai perjalanan Islam.

Pertemuan dengan masyarakat umum di Bayt Al-Qur’an tersebut menjadi momentum untuk terus membuka ruang dialog dan pembelajaran keislaman yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Dari Al-Qur’an, sejarah dibaca. Dari sejarah, peradaban dipahami. Dan dari pemahaman itulah dakwah menemukan ruangnya di tengah masyarakat,” ungkapnya mengakhiri.*** (PG)

Baca Lainnya

Mantan Anggota DPR RI Beri Penguatan bagi Relawan Kemanusiaan

19 September 2026 - 16:24 WIB

Kopi Pagi Kang Leo, Jalan Panjang Mencari Air Bersih di Pelosok Bener Meriah

19 September 2026 - 10:23 WIB

Empat Wisudawan Asal Aceh Disambut Tradisi Peusijuek

19 September 2026 - 07:37 WIB

LPM Pituluik ISI Padangpanjang Gelar PJTM: Beri Penguatan Mutu Jurnalistik di Era Digital

19 September 2026 - 07:22 WIB

Mulai 21 September 2026, Pemprov Jateng Memberlakulan Kebijakan Relaksasi Pajak

19 September 2026 - 06:31 WIB

Top! Konsisten 93 Pekan, Wartawan Turun Gunung Bagi-bagi Makanan Cileungsi-Jonggol

18 September 2026 - 21:20 WIB

Hujan Turun Usai Sholat Istisqa, Haji Fikri: Ini Bukti Rahmat Allah Lebih Besar dari Segala Kekurangan Kita

18 September 2026 - 20:33 WIB

Siswa SD di Aceh Tengah Antusias Saksikan Pemutaran “Nussa The Movie” di Gedung GOS

18 September 2026 - 18:16 WIB

Ditjen Hubdat Beri Penghargaan Insan Perhubungan Berprestasi

18 September 2026 - 16:44 WIB

ABUPI dan IIEA Jalin Kerja Sama, Dorong Standar dan Tata Kelola Badan Usaha Pelabuhan

18 September 2026 - 09:19 WIB

Trending di ANJUNGAN