Wartatrans.com, SURABAYA — Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Presiden ke 6 Indonesia menggelar pameran tunggal lukisannya di Voza Tower Lt.25 Surabaya, pada 16–29 September 2026. SBY menampilkan 77 lukisan utama dan puluhan karya pendukung. Event tidak sekadar menyajikan panorama visual tetapi juga memotret perjalanan batin sang seniman lewat kanvas.
Pameran kian fenomenal dengan juga dirilisnya buku monograf berjudul “Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya : Lanskap Hati Susilo Bambang Yudhoyono”. Di dalamnya termuat rekam jejak, teknik kepelukisan, hingga latar belakang filosofis di balik penciptaan lukisan SBY. Buku dikurasi Suwarno Wisetrotomo.
Orang lain yang terlibat atas suksesnya acara adalah pengusaha nasional Hermanto Tanoko. Kekagumannya pada rekam jejak kepemimpinan serta konsistensi estetik SBY melahirkan ide mendokumentasikan karya-karya tersebut agar dapat dinikmati publik. Ruang representatifpun disediakannya.
“Bagi saya, melukis dan mengelola bisnis memiliki kesamaan filosofi. Keduanya butuh visi yang jernih, kepekaan terhadap rasa, keberanian dalam mengambil keputusan, serta ketekunan dalam merajut setiap detailnya. Di balik perjalanan panjang Bapak SBY sebagai prajurit dan pimpinan bangsa, ternyata ada jiwa seniman yang sangat kuat,” ujar Hermanto Tanoko.

Demi membangun ekosistem seni yang inklusif, panitia mengadakan giat interaktif harian seperti talkshow bedah karya bersama kurator Suwarno Wisetrotomo, sharing session lintas pengusaha, hingga demonstrasi live painting atau melukis langsung oleh SBY.
Selain itu, pameran juga menyediakan tempat melukis bersama termasuk untuk anak – anak difabel. Medianya tidak hanya kertas atau kanvas tapi juga keramik dan tas. Acara lainnya ada fashion show anak hingga lomba membaca puisi karya SBY.
Harapan panitia, kehadiran karya SBY di Kota Pahlawan adalah agar timbul semangat baru bagi perkembangan seni rupa di Jawa Timur, mendekatkan seni rupa ke generasi muda, serta membuktikan bahwa ruang apresiasi estetika senantiasa terbuka bagi siapa saja.

Dan semua ikhtiar ini berhasil. Setiap sesi giat yang diadakan selalu diikuti ratusan masyarakat berbagai lapisan. Sejumlah 10.000 tiket nonton yang disediakan panitia lewat jalur reservasi, semuanya sudah habis dipesan sejak sehari pameran dibuka. Sekira 3.570 calon penonton lainnya tidak kebagian tiket.
Wartatrans.com mencatatnya sebagai sejarah baru. Ini pertama terjadi di Indonesia bahkan dunia sebuah panitia pameran lukisan tunggal ‘menolak’ ribuan calon penontonnya. Atas ‘kejadian’ ini, SBY berjanji mengadakan road show di sejumlah kota. Rencananya akan dimulai dari Jakarta pada Desember 2026. Tidak tanggung – tanggung, SBY akan memamerkan sekaligus minimal 500 karya lukisannya.***
(Slamet Widodo)


























