Menu

Mode Gelap
Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

PERISTIWA

Bencana Hidrometeorologi Melanda Aceh Tengah, Seluruh Wilayah Terendam dan Akses Terputus

badge-check


 Bencana Hidrometeorologi Melanda Aceh Tengah, Seluruh Wilayah Terendam dan Akses Terputus Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Hujan yang tak henti mengguyur dalam sepekan terakhir memicu bencana hidrometeorologi di hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Tengah. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, menyatakan bahwa kondisi saat ini telah ditetapkan sebagai darurat bencana hidrometeorologi.

“Semua wilayah di Aceh Tengah kini tergenang air. Banyak longsor yang menutup badan jalan dan banjir bandang,” ujar Andalika, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, sejumlah jalan utama di berbagai kecamatan mengalami kerusakan parah. Banyak akses vital terputus akibat material longsor yang menimbun badan jalan. Selain itu, sejumlah rumah warga juga terdampak banjir dan longsor.

“Hampir seluruh wilayah, akses utama tertimbun longsor. Begitu juga dengan rumah warga yang terdampak bencana,” jelasnya.

Meski kerusakan cukup masif, BPBD Aceh Tengah hingga kini belum menerima laporan adanya korban jiwa. “Kita berdoa agar tidak ada korban. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga,” kata Andalika.

Pemkab Aceh Tengah melalui BPBD akan memprioritaskan pembukaan akses vital yang tertutup longsor, termasuk jalur distribusi logistik. “Akses ini sangat penting. Itu yang kita dahulukan. Jika ada korban, BPBD juga akan langsung menangani,” tegasnya.

BPBD bersama instansi terkait kini terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat di lapangan untuk meminimalisir dampak bencana yang masih berpotensi berlanjut akibat curah hujan tinggi.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Dampingi UMK Binaan dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar di INACRAFT Festival Yogyakarta 2026

16 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan bagi Peserta Magang

16 Juli 2026 - 09:53 WIB

QRIS Tembus 45 Juta Merchant, Tunai Tetap Masih Mendominasi Daerah

16 Juli 2026 - 05:25 WIB

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur

15 Juli 2026 - 21:18 WIB

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Siswa SLB Gianyar Tolak Narkoba

15 Juli 2026 - 13:48 WIB

Trending di RAGAM