Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

PERISTIWA

Bencana Hidrometeorologi Melanda Aceh Tengah, Seluruh Wilayah Terendam dan Akses Terputus

badge-check


					Bencana Hidrometeorologi Melanda Aceh Tengah, Seluruh Wilayah Terendam dan Akses Terputus Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Hujan yang tak henti mengguyur dalam sepekan terakhir memicu bencana hidrometeorologi di hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Tengah. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, menyatakan bahwa kondisi saat ini telah ditetapkan sebagai darurat bencana hidrometeorologi.

“Semua wilayah di Aceh Tengah kini tergenang air. Banyak longsor yang menutup badan jalan dan banjir bandang,” ujar Andalika, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, sejumlah jalan utama di berbagai kecamatan mengalami kerusakan parah. Banyak akses vital terputus akibat material longsor yang menimbun badan jalan. Selain itu, sejumlah rumah warga juga terdampak banjir dan longsor.

“Hampir seluruh wilayah, akses utama tertimbun longsor. Begitu juga dengan rumah warga yang terdampak bencana,” jelasnya.

Meski kerusakan cukup masif, BPBD Aceh Tengah hingga kini belum menerima laporan adanya korban jiwa. “Kita berdoa agar tidak ada korban. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga,” kata Andalika.

Pemkab Aceh Tengah melalui BPBD akan memprioritaskan pembukaan akses vital yang tertutup longsor, termasuk jalur distribusi logistik. “Akses ini sangat penting. Itu yang kita dahulukan. Jika ada korban, BPBD juga akan langsung menangani,” tegasnya.

BPBD bersama instansi terkait kini terus melakukan pemantauan dan penanganan cepat di lapangan untuk meminimalisir dampak bencana yang masih berpotensi berlanjut akibat curah hujan tinggi.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

15 Januari 2026 - 22:09 WIB

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

Trending di PERISTIWA