Menu

Mode Gelap
Patriotisme Bukan Seremoni: Menjaga Indonesia 81 Tahun dengan Konstitusi, Hukum, dan Persatuan Perayaan Hari Didong 2026 Dihadiri Perwakilan Korea Selatan, Diusulkan Ditetapkan melalui Perda Semangat HUT Ke-81 RI, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

PERON

Barang Tertinggal di Kereta Api Makin Banyak Aja! KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Lebih Teliti

badge-check


 Barang Tertinggal di Kereta Api Makin Banyak Aja! KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Lebih Teliti Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 1.516 item barang tertinggal oleh pelanggan selama periode Januari hingga Maret 2026. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kewaspadaan pelanggan terhadap barang bawaannya selama perjalanan.

Dari total tersebut, terdiri atas 106 item makanan, 977 barang umum, dan 433 barang berharga, dengan total estimasi nilai mencapai Rp1.648.511.500.(Satu miliar enam ratus empat puluh delapan juta lima ratus sebelas ribu lima ratus rupiah).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa dari keseluruhan barang yang ditemukan, 914 item telah berhasil dikembalikan kepada pemilik, sementara 591 item lainnya masih dalam proses penanganan, dengan tingkat penyelesaian mencapai 61,02 persen.

“Pelanggan yang kehilangan barang diimbau untuk segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau melalui Contact Center KAI 121 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Franoto.

Ia menjelaskan bahwa layanan Lost and Found merupakan fasilitas yang disediakan KAI untuk membantu pelanggan menemukan kembali barang yang tertinggal, baik di dalam kereta maupun di area stasiun. Seluruh barang temuan akan didata, diberi label, dan dimasukkan ke dalam sistem terintegrasi secara nasional guna memudahkan proses pelacakan dan pengembalian.

Namun demikian, Franoto menegaskan bahwa KAI tidak bertanggung jawab atas kehilangan barang akibat kelalaian pelanggan.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu menjaga dan memastikan barang bawaannya. Layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen pelayanan KAI, namun tanggung jawab utama tetap berada pada masing-masing pelanggan,” tegasnya.

Barang temuan dapat diambil di sejumlah stasiun seperti Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek dengan menunjukkan identitas resmi serta bukti kepemilikan.

Untuk barang berupa makanan, KAI menetapkan batas waktu penyimpanan maksimal 1×24 jam. Apabila tidak diambil dalam kurun waktu tersebut, barang akan dimusnahkan. Selama periode Januari hingga Maret 2026, tercatat 11 item makanan telah dimusnahkan.

KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat tren peningkatan jumlah barang tertinggal dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.864 barang, kemudian meningkat menjadi 3.888 barang pada 2025, dan hingga Maret 2026 telah mencapai 1.516 barang.

Dari sisi nilai, barang temuan juga mengalami peningkatan, dari Rp4,43 miliar pada 2024 menjadi Rp5,69 miliar pada 2025, sementara hingga Maret 2026 telah mencapai Rp1,64 miliar.

Adapun tingkat pengembalian barang tetap tinggi, yakni 97,28% pada 2024 dan 91,36% pada 2025, sedangkan pada tahun 2026 saat ini mencapai 61,02% karena sebagian barang masih dalam proses penanganan.

“Kami kembali mengingatkan pelanggan untuk lebih teliti, terutama saat naik dan turun kereta, serta sebelum meninggalkan tempat duduk, agar tidak ada barang yang tertinggal,” tambah Franoto.

Selain itu, KAI juga mengingatkan pelanggan untuk memperhatikan ketentuan bagasi selama perjalanan. Setiap pelanggan diperkenankan membawa bagasi maksimal 20 kilogram dengan dimensi tidak melebihi 70 cm x 48 cm x 30 cm.

Apabila melebihi ketentuan tersebut, pelanggan akan dikenakan tarif kelebihan bagasi sebagai berikut:
– Kelas Eksekutif: Rp10.000/kg
– Kelas Bisnis: Rp6.000/kg
– Kelas Ekonomi: Rp2.000/kg

KAI memastikan layanan Lost and Found akan terus dioptimalkan guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan.
“Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk dalam membantu pelanggan menemukan kembali barang yang tertinggal,” tutup Franoto.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON