Menu

Mode Gelap
Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel

RAGAM

“Bincang Siapa Aku” Awali 2026, Ruang Jujur untuk Mendengar dan Didengar

badge-check


 “Bincang Siapa Aku” Awali 2026, Ruang Jujur untuk Mendengar dan Didengar Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Forum Diskusi Bincang Siapa Aku mengawali perjalanannya di tahun 2026 melalui pertemuan perdana yang digelar pada Jumat malam lalu – (23/01/2026) di Ruang Darmin Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Acara berlangsung dalam suasana santai dan setara, forum ini menjadi ruang berbagi perjalanan hidup sekaligus proses mengenal diri bagi para peserta yang hadir.

Alih-alih diskusi tematik atau debat gagasan, Bincang Siapa Aku menempatkan kejujuran personal sebagai pusat pertemuan. Setiap orang dipersilakan berbicara apa adanya—tanpa tuntutan kesimpulan, tanpa keharusan sepakat.

Ridho, salah satu penggagas menilai forum ini sebagai ruang langka.

“Tidak banyak tempat yang benar-benar memberi kita kesempatan bicara tanpa harus terlihat pintar atau kuat. Di sini, kita merasa cukup menjadi diri sendiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dino Musica. Menurutnya, kekuatan forum ini justru terletak pada praktik mendengarkan. “Kita terbiasa ingin didengar, tapi jarang belajar mendengar. Di forum ini, mendengar orang lain justru membuka pintu untuk memahami diri sendiri,” kata Dino.

Saifuddin melihat Bincang Siapa Aku sebagai proses kolektif yang tetap bersifat personal. “Tidak ada jawaban bersama. Setiap orang pulang membawa maknanya sendiri. Itu yang membuat pertemuan ini terasa jujur,” ujarnya.

Sementara itu, Elias menekankan pentingnya keberlanjutan forum. Ia berharap pertemuan rutin setiap Jumat malam dapat menjadi ruang aman yang konsisten. “Mengenal diri bukan proses sekali datang. Ia butuh waktu, keberanian, dan ruang yang tidak menghakimi,” kata Elias.

Fais menambahkan, forum ini tidak dimaksudkan sebagai terapi atau kelas pengembangan diri. “Ini lebih seperti perjalanan bersama. Kita berbagi cerita, lalu masing-masing bertanggung jawab atas proses mengenal dirinya sendiri,” ujarnya.

Dengan format sederhana dan suasana nonformal, Bincang Siapa Aku diproyeksikan menjadi ruang refleksi berkelanjutan—tempat orang-orang belajar bicara jujur, mendengar dengan utuh, dan pelan-pelan memahami siapa dirinya.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di RAGAM