Menu

Mode Gelap
KAI Dekorasi Kereta Api hingga Stasiun dengan Nuansa Lebaran, Perjalanan Lebih Berkesan Memasuki H-7 Lebaran, Volume Penumpang Kereta Api di Daop 1 Jakarta Terus Meningkat Diskusi Tegaskan Pentingnya Musik dalam Film Horor KCIC Bagikan 13 Ribu Paket Takjil Gratis untuk Penumpang Whoosh Selama Ramadan Hari ke-3 Angleb 2026: 27 Ribu Penumpang Tiba di Wilayah Daop 7 Madiun, Tiket Pra-Lebaran Masih Tersedia Baim Wong Akui Sempat Bimbang Main di Film “Suamiku Lukaku”, Takut Dikaitkan dengan Isu Rumah Tangga

PERISTIWA

Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Jateng Hattrick Kasus Dugaan Korupsi

badge-check


 Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Jateng Hattrick Kasus Dugaan Korupsi Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Bulan Ramadhan 2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak puasa menjerat koruptor. Bahkan mereka makin rajin melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Terkini Jumat (13/3/2026) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.

“Tim mengamankan sejumlah 27 orang. Salah satunya adalah Bupati Cilacap berinisial SAR,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Lebih lanjut Budi mengatakan orang yang tertangkap terdiri Aparatur Sipil Negara hingga pihak swasta. Mereka tersangkut dugaan penerimaan fee proyek di Kabupaten Cilacap.

SAR menjalani pemeriksaan awal di Gedung Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Banyumas.

Memang, biasanya kalau KPK melakukan OTT di daerah, mereka meminjam fasilitas Kepolisian di kabupaten / kota terdekat untuk melakukan pemeriksaan awal.

Ini juga yang dilakukan saat menangkap Sadewo Bupati Pati dan Fatia Arafig Bupati Pekalongan. Termasuk Syamsul Auliya, mereka adalah tiga Pejabat di Jateng yang ditangkap KPK dalam tiga bulan terakhir. Hatrick korupsi Pejabat Daerah di Jateng ini, kabarnya membuat Gubernur Ahmad Luthfi terpukul.

Hingga jam 20.30 WIB saat berita ini dibuat masih dilakukan pemeriksaan intensif terhadap SAR di Cilacap. “Nantinya tim akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan SAR akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta,” kata Budi. Dia minta publik sabar menunggu perkembangan selanjutnya dari KPK.***

(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Jateng Siap Amankan Arus Mudik – Balik Lebaran 2026, Lakukan Berbagai Himbauan Sekaligus Kebijakan

13 Maret 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Keterlibatan Kaper HAM Sulteng Soal Tambang Dalam Penyelidikan.  Saksi-Saksi Sudah Dimintai Keterangan 

13 Maret 2026 - 18:26 WIB

Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal

13 Maret 2026 - 15:59 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026, Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

12 Maret 2026 - 21:18 WIB

Walikota Semarang Agustina Wilujeng Melantik Sekaligus 354 Pejabat Eselon III dan IV

11 Maret 2026 - 11:10 WIB

Komnas HAM RI Dalami Aksi Demo dan Segel Kantor Komnas HAM Sulteng

11 Maret 2026 - 10:55 WIB

Lompatan Besar Polri: Hidupkan Riset dan Kolaborasi Pentahelix dari Aceh hingga Papua

10 Maret 2026 - 22:14 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Sunter Agung, Dua Pelaku Diamankan

10 Maret 2026 - 18:53 WIB

Berkapasitas 600 Taruna, PIP Semarang Resmikan Asrama 5 Lantai

10 Maret 2026 - 16:38 WIB

Penumpang Bus Pilih Mudik Lebih Awal dari Terminal Bekasi, Antisipasi Kenaikan Tarif

10 Maret 2026 - 13:59 WIB

Trending di PERISTIWA