Menu

Mode Gelap
Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Percakapan dan Persahabatan yang Menjembatani Bangsa

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Percakapan dan Persahabatan yang Menjembatani Bangsa Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Tetkadang persahabatan lahir bukan dari forum resmi atau agenda diplomatik yang kaku, melainkan dari peristiwa sederhana: sarapan pagi. Di ruang yang sama, dengan secangkir minuman hangat dan senyum yang saling menyapa, percakapan kecil tumbuh menjadi jalinan persahabatan lintas bangsa.
Begitulah yang terjadi di Cairo. Sapaan ringan—tentang asal-usul, tujuan perjalanan, dan aktivitas masing-masing—perlahan membuka dialog yang hangat. Dari percakapan itu, terungkap bahwa teman baru tersebut berasal dari India. Devi, seorang dokter kulit, hadir bersama suaminya yang berprofesi sebagai dokter anak. Percakapan mengalir alami, melampaui sekat profesi dan kebangsaan.

Ketika kami menyebut diri sebagai penulis yang tengah mendapat kesempatan berjumpa dan berdialog dengan para mahasiswa Indonesia yang aktif di Perpustakaan Mahasiswa Indonesia–Cairo, suasana kian akrab. Ada ketertarikan, ada rasa ingin tahu, dan ada penghargaan terhadap dunia literasi yang menjadi jembatan pertemuan berbagai latar belakang. Permintaan untuk berfoto pun hadir bukan sekadar sebagai dokumentasi, melainkan sebagai penanda perjumpaan yang bermakna.

Peristiwa kecil ini mengingatkan bahwa diplomasi budaya sering kali berlangsung secara sunyi, tanpa panggung besar. Ia hadir dalam percakapan sederhana, dalam saling dengar dan saling hormat. Di kota yang sarat sejarah seperti Cairo, perjumpaan lintas bangsa semacam ini menjadi bukti bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya sendiri.

Semoga jalinan-jalinan kecil seperti ini terus tumbuh, memperkuat harmoni antarbangsa, dan menjadi bagian dari mozaik hubungan yang lebih luas—khususnya dalam merawat dan mempererat hubungan Indonesia dan Mesir, yang telah lama terikat oleh sejarah, pendidikan, dan kebudayaan.***

Kairo – 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di RAGAM