Menu ✖

Mode Gelap
Didukung Titiek Soeharto, KKP Perkuat Pemberdayaan Usaha Perikanan Desa di HUT ke-27 Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi 2 Pelaut Wafat Saat Bertugas Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan Beruntun di Panglima Polim Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang Lurah Mampang Depok Darmawansyah Mengajak Warga Dukung Program Pemkot Depok

RAGAM

Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat

badge-check


 Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan Provinsi Aceh dalam kategori siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 8 dan 9 dan seterusnya September 2026.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan perbukitan dan lereng. Hujan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko genangan, pohon tumbang, longsor, serta gangguan terhadap akses transportasi.

Aceh Tengah yang memiliki wilayah pegunungan dan banyak kawasan dengan kontur lereng perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini. Masyarakat yang berada di sekitar tebing, aliran sungai, maupun kawasan rawan longsor diimbau untuk memperhatikan kondisi lingkungan dan segera mengambil tindakan apabila muncul tanda-tanda yang membahayakan.

BMKG sebelumnya juga menyebut Aceh termasuk wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan hujan, dengan kondisi atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan.

Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan deras menyebabkan jarak pandang berkurang dan kondisi jalan menjadi licin.

Pemerintah daerah, aparatur kampung, relawan kebencanaan dan masyarakat diharapkan terus meningkatkan pemantauan terhadap daerah-daerah yang memiliki riwayat banjir maupun longsor.

Kewaspadaan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko. Masyarakat diminta tidak panik, namun tetap memperhatikan informasi resmi BMKG dan perkembangan kondisi di wilayah masing-masing.

Dengan kesiapsiagaan bersama, potensi dampak buruk akibat cuaca ekstrem di wilayah Aceh Tengah diharapkan dapat diminimalkan.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK

25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang

25 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lurah Mampang Depok Darmawansyah Mengajak Warga Dukung Program Pemkot Depok

25 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pedagang Kecil Fakfak Menanti Kepastian Nasib

25 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia, Dorong Produk Lokal Mendunia

25 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Catatan Iwan Piliang: Keanoniman dan Sumber Anonim dalam Bermedsos, Disanalah Kredibilitas Dipertaruhkan

25 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Walikota Semarang Sikapi Protes Padat dan Ribetnya Kegiatan PKK 

24 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Menteri Agama hingga Pimpinan Pesantren Bakal Tampil di Festival Sarung dan Peci Santri 2026

24 Oktober 2026 - 13:56 WIB

IPCC Catat Laba Bersih Rp177,18 Miliar hingga Kuartal III 2026, Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

24 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

23 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Trending di ANJUNGAN