Menu ✖

Mode Gelap
Didukung Titiek Soeharto, KKP Perkuat Pemberdayaan Usaha Perikanan Desa di HUT ke-27 Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi 2 Pelaut Wafat Saat Bertugas Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan Beruntun di Panglima Polim Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang Lurah Mampang Depok Darmawansyah Mengajak Warga Dukung Program Pemkot Depok

NASIONAL

Didukung Titiek Soeharto, KKP Perkuat Pemberdayaan Usaha Perikanan Desa di HUT ke-27

badge-check


 Didukung Titiek Soeharto, KKP Perkuat Pemberdayaan Usaha Perikanan Desa di HUT ke-27 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan sarana prasana rantai dingin untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing produk yang dihasilkan, kepada ibu-ibu pengurus kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan di Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Pemberian bantuan dalam rangkaian Hari Bakti Kelautan dan Perikanan menuju hari jadi KKP ke-27 itupun mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto karena menjadi pendorong kemandirian finansial para pelaku usaha perikanan rumahan.

Bantuan yang diberikan berupa tiga unit chest freezer masing-masing berkapasitas 200 liter, dua paket pengolahan hasil laut untuk usaha kerupuk dan pengolahan ikan, serta kendaraan Alih Teknologi dan Informasi (ATI). Penyerahan berlangsung pada Kamis (22/10) lalu di Dusun Nepi, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo.

“Ini menjadi bagian dari upaya kami dalam membantu teman-teman pelaku usaha di hilir, terutama yang dijalankan oleh ibu-ibu, agar bisa semakin produktif. Karena peran pengolah dan pemasaran hasil perikanan ini juga berkontribusi sekali dalam menyerap hasil tangkapan nelayan di daerah,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Minggu (25/10).

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) menyebut dukungan sarana prasana usaha perikanan yang diberikan KKP akan membantu menjaga mutu produk perikanan yang dihasilkan, dan mendorong nilai jual hasil laut. Selain bantuan, sambungnya, pendampingan dan evaluasi juga perlu dilakukan agar usaha masyarakat yang disokong dapat tumbuh dan berkembang.

Program-program menurutnya juga harus terus diperkuat dan diperluas agar semakin banyak nelayan, pembudidaya, dan pelaku UMKM perikanan yang mendapatkan manfaat. “Saya pesan supaya alat-alat ini dirawat, supaya bisa bermanfaat buat ibu-ibu semuanya dan warga di lingkungan sini. Kebersihan tolong diperhatikan ya ibu-ibu semuanya,” ujar Titiek Soeharto.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Yudi Nurul Ihsan menerangkan pentingnya penggunaan sarana prasana rantai dingin pada usaha perikanan, mengingat tingginya kandungan protein dan omega 3 pada ikan sehingga pengolahannya tidak bisa dilakukan sembarangan di tempat yang tidak higienis. Terlebih lagi, ikan termasuk bahan pangan yang mudah rusak (perishable food) sehingga jika tidak ditangani dan disimpan dengan tepat dapat menurunkan mutu serta memengaruhi kandungan gizi nya.

Oleh karena itu, bantuan yang diberikan dilengkapi dengan ruang penanganan dan peralatan yang sesuai standar agar bisa digunakan untuk menangani pascapanen hasil perikanan atau mengolah produk akhir.

“Pesan saya, kalau penanganannya tidak baik, nanti makan ikan jadi gatal-gatal, yang disalahin ikannya. Padahal ikannya tidak salah, tapi kita. Karena penanganannya tidak baik. Kami juga berharap bantuan ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Yudi.

Untuk wilayah Kulonrogo paket bantuan dibagikan ke Poklahsar Pattimurni Andani, Poklahsar Mekar Sari, dan Poklahsar Sari Progo. Sedangkan satu unit kendaraan ATI diserahkan ke Asosiasi Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan Mina Binangun. Operasional kendaraan ATI diharapkan menjadi sarana dalam bergerilya untuk edukasi dan penyebarluasan informasi Gemarikan ke masyarakat luas. Selain itu kendaraan ATI dapat digunakan untuk mendukung pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan, meningkatkan kapasitas produksi dan omzet usaha Poklahsar.(fahmi)

Baca Lainnya

Bidik Pengurangan Emisi Maritim, IMO dan Delegasi Jepang Tinjau Fasilitas Kendali Terpusat IPC TPK

25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

IPCC Catat Laba Bersih Rp177,18 Miliar hingga Kuartal III 2026, Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

24 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

23 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT

23 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar

23 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

23 Oktober 2026 - 05:24 WIB

DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pangkalan PLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batumandi dan Antisipasi Pencemaran Laut

22 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Trending di ANJUNGAN