Wartatrans.com, LABUAN BAJO – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan uji petik kelaiklautan kapal dan pemeriksaan kesiapan sarana angkutan laut dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2026 di wilayah kerja KSOP Kelas III Labuan Bajo, 28 s.d. 30 Januari 2026
Kegiatan yang dipimpin Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin beserta Tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran Tahun 2026.

Uji petik dan pemeriksaan dilakukan terhadap beberapa kapal penumpang, kapal penyeberangan dan kapal wisata yang akan melayani Angkutan Lebaran, di antaranya Kapal KM Binaiya milik PT Pelni (Persero), KMP Cakalang milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), KM Dharma Rucitra VII milik Kapal PT Dharma Lautan Utama, kapal wisata Adishree serta kapal kecepatan tinggi (HSC type C).
“Pemeriksaan dilaksanakan secara menyeluruh mencakup verifikasi dokumen kelaiklautan kapal, pemeriksaan kondisi fisik kapal, alat keselamatan jiwa, alat navigasi, perlengkapan darurat, serta penerapan standar manajemen keselamatan pelayaran, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” urai Samsuddin.
Dia menegaskan, uji petik ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk memastikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga.
Selain itu juga, sebagai wujud komitmen Ditjen Perhubungan Laut dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, khususnya di daerah wisata seperti Labuan Bajo.
“Melalui kegiatan ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap seluruh operator kapal senantiasa mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Selain dilaksanakan Tim Dotkapel, Uji Petik ini melibatkan Tim Marine Inspector KSOP Kelas III Labuan Bajo serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
Bersama-sama melakukan pemeriksaan teknis dan klasifikasi kapal untuk memastikan seluruh kapal berada dalam kondisi laiklaut dan siap beroperasi dalam rangka pelayanan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026. (omy)






























