Menu

Mode Gelap
Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

PERON

DJKA: KA Srilelawangsa Kembali Beroperasi di Lintas Medan-Binjai

badge-check


 Jalur KA Medan-Binjai Perbesar

Jalur KA Medan-Binjai

Wartatrans.com, DELI SERDANG – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, melakukan peninjauan secara langsung terhadap penanganan rehabilitasi jalur kereta api lintas Medan – Binjai yang terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Sumatera Utara, Selasa (2/12) di kawasan Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Menhub didampingi Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, Direktur Utama PT KAI (persero), Bobby Rasyidin serta jajaran untuk memastikan jalur vital ini dapat segera melayani masyarakat kembali.

Berdasarkan data di lapangan, kerusakan infrastruktur bermula pada 28 November 2025, berupa amblesan jalur dengan kedalaman ±1,5 meter sepanjang ±200 meter.

Kondisi tanah yang tergerus air menyebabkan bantalan rel menggantung sehingga layanan operasional kereta api di lintas tersebut sempat diberhentikan demi keselamatan.

“Kami fokuskan perbaikan di Km 9+5/8 Lintas Medan – Binjai sebagai titik kritis amblesan yang cukup parah akibat gerusan banjir yang terjadi sejak minggu lalu, tim gabungan dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Medan dan KAI Divisi Regional (DIVRE) 1 serta stakeholders terkait telah dikerahkan beserta sejumlah alat berat agar mengupayakan pemulihan jalur ini secara optimal,” tutur Allan

Menurutnya, telah dilakukan juga beberapa langkah rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap oleh tim di lapangan.

Di antaranya penanganan intensif dimulai sejak 29 November 2025 dengan fokus pada penguatan struktur melalui penambahan batu kricak (ballast) serta perbaikan bantalan dan penambat rel.

Upaya tersebut kemudian diakselerasi pada 30 November oleh tim gabungan untuk mempercepat proses pemulihan.

Hingga pada 1 Desember, di mana tim melakukan pemadatan jalur secara manual sebagai tahap pra-kondisi untuk memastikan landasan benar-benar kokoh sebelum diterjunkan sarana Multi Tie Temper (MTT) .

“Sesuai arahan Menteri Perhubungan, yang telah meninjau secara langsung proses perbaikan di lapangan, prioritas mutlak kami adalah keselamatan dan kecepatan pemulihan. Alhamdulillah, berkat kerja keras tim BTP Medan dan KAI DIVRE 1 serta unsur yang terlibat, pada selasa sore tepatnya pukul 17.33 WIB jalur Medan-Binjai di kecamatan Sunggal ini sudah tersambung dan KA Srilelawangsa dapat melintas dengan aman,” urai Allan.

Saat ini masyarakat sudah dapat kembali manfaatkan layanan KA Srilelawangsa dengan tetap memperhatikan informasi terkini dari operator, dalam hal ini PT Railink. Allan juga menyampaikan meski jalur sudah dinyatakan sudah fungsional kembali.

DJKA akan tetap melakukan pemantauan ketat dan evaluasi berkala terhadap kondisi tanah di sekitar jalur rel mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.

Secara paralel, DJKA mengerahkan petugas serta sumber daya berupa alat berat dan material untuk merehabilitasi titik-titik kerusakan lainnya di wilayah yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jasa kereta api atas gangguan perjalanan yang terjadi beberapa hari terakhir akibat bencana alam ini. Kami berkomitmen untuk terus menyiagakan tim lapangan guna merehabilitasi sejumlah titik kerusakan pada jalur KA lainnya di wilayah terdampak akibat cuaca ekstrem ini, demi keamanan perjalanan kereta api,” tutup Allan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN

11 Juli 2026 - 17:15 WIB

Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

11 Juli 2026 - 15:27 WIB

Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026

11 Juli 2026 - 12:51 WIB

Semester I 2026 Layani 1,39 Juta Pelanggan, KAI Siapkan Dukungan untuk Kajian KA Sumut-Aceh

11 Juli 2026 - 09:02 WIB

Dari Manggarai ke Kiaracondong: 5.484 Rusun TOD PT KAI Jadi Ramah Kantong atau Jerat Lahan HPL ?

11 Juli 2026 - 01:30 WIB

KAI Rampungkan Perawatan 246 Kereta di Balai Yasa Manggarai pada Semester I 2026

10 Juli 2026 - 17:44 WIB

KAI Tangani 12.656 Barang Tertinggal Sepanjang Semester I 2026, Nilainya Capai Rp8,86 Miliar

10 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Commuter Uji Coba Teknologi Penghilang Bau di KRL, Penumpang Jadi Lebih Nyaman

10 Juli 2026 - 15:51 WIB

KAI Siapkan Travelator Ber-AC untuk Integrasi Stasiun Karet dan BNI City

10 Juli 2026 - 14:35 WIB

Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi 28 September 2026, Penumpang KRL Akan Dialihkan

10 Juli 2026 - 14:26 WIB

Trending di PERON