Menu

Mode Gelap
Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp Proliga 2026 Pekan ke 8 Sentul, Melengkapi Tim Peraih Tiket Final Four  Bandara Ngurah Rai Sesuaikan Penerbangan Internasional, Dampak Konflik di Timur Tengah Dampak Konflik Timur Tengah, Ada Penyesuaian Jadwal Penerbangan Internasional di Bandara Soetta ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan Mudik Lebaran di Kepulauan Riau Jelang Angleb, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalan Nasional di Jateng

PERON

DJKA Siapkan Rehabilitasi Jalur Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

badge-check


 Jalur rel terkena musibah longsor Perbesar

Jalur rel terkena musibah longsor

Watratrans.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono menyampaikan turut berduka cita atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Allan di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Dia mengungkapkan, saat ini tim DJKA terus memantau kondisi di titik-titik rawan bencana yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Terkait hal ini, dia menyebut bahwa upaya rehabilitasi ruas-ruas jalur terdampak dilakukan dengan memerhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar demi memastikan keselamatan para pekerja.

Adapun ruas-ruas jalur kereta api yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencakup petak jalur Stasiun Muara Satu – Stasiun Krueng Geukueh – Stasiun Bungkaih – Stasiun Krueng Mane, Stasiun Krueng Mane – Stasiun Gerugok – Stasiun Kutablang, Bandar Tinggi – Kuala Tanjung, Medan – Binjai, serta beberapa ruas jalur di Kota Pariaman.

“Sebagian jalur terdampak longsor cukup parah, dan beberapa ruas seperti di Pariaman sempat terendam air banjir. Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi,” ujar Allan.

Sebagai upaya tindak lanjut sementara, DJKA bersama pemangku kepentingan terkait telah menerjunkan alat berat dan material berupa rel bekas untuk meminimalisir dampak banjir dan longsor.

Hingga saat ini, beberapa ruas terdampak masih perlu dilakukan rehabilitasi lebih lanjut sembari menunggu cuaca yang lebih kondusif.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah yang saat ini masih dilanda banjir dan longsor, semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan,” tutup Allan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ingin Mudik Motor Gratis? DJKA Buka Pendaftaran Mulai Hari ini

1 Maret 2026 - 15:32 WIB

564 Ribu Tiket Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 1 Jakarta Terjual, 89 Ribu Kursi Pra-Lebaran Masih Tersedia

1 Maret 2026 - 14:55 WIB

Penumpang KA ramai di Stasiun Pasar Senen.

Heritage Bergerak Bersama Zaman, KAI Rawat 656 Aset Bersejarah di Tengah 503,5 Juta Perjalanan Pelanggan KAI Group 2025

28 Februari 2026 - 23:33 WIB

1,9 Juta Tiket KA Mudik Lebaran 2026 Terjual, Okupansi Penumpang Capai 42,5 Persen

28 Februari 2026 - 13:33 WIB

KAI Commuter Amankan Terduga Pelaku Pelecehan di Commuter Line, Serahkan ke Polisi

28 Februari 2026 - 13:04 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

28 Februari 2026 - 05:43 WIB

Distribusi Avtur ke YIA Naik 40 Persen, Dukung Lonjakan Penerbangan Jelang Lebaran 2026

27 Februari 2026 - 21:22 WIB

Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail

27 Februari 2026 - 19:56 WIB

Menhub Dudy: Sulsel Diprediksi jadi Favorit Pemudik di Indonesia Timur

27 Februari 2026 - 16:09 WIB

KAI Services Jajaki Kerja Sama Strategis dengan PT Taman Wisata Candi untuk Kelola Keamanan hingga Kebersihan

27 Februari 2026 - 13:12 WIB

Trending di PERON