Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia Angkutan Perkebunan Melesat, KAI Catat 480.121 Ton hingga September 2026 Enam Wilayah KAI Tumbuh Dua Digit, Aktivitas Pelanggan Capai 89,95 Juta Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

SUMBER DAYA

Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp

badge-check


 Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas perusahaan. Hingga awal 2026, PLTS telah terpasang di 103 titik yang tersebar di stasiun, balai yasa, kantor, griya karya, depo, gedung record center, serta mess perusahaan.

Sejak 2022 hingga 2026, total kapasitas terpasang mencapai 4.450,65 kWp. Pada tahun 2026, KAI menargetkan tambahan kapasitas sebesar 500 kWp sehingga jumlah titik pemasangan akan meningkat menjadi 113 lokasi di seluruh wilayah operasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mengelola energi secara lebih efisien dan selaras dengan arah transisi energi nasional.

“Pemasangan PLTS kami lakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap lokasi. Selain membantu efisiensi energi, langkah ini juga berkontribusi dalam menekan emisi dari aktivitas operasional sehari-hari,” ujar Anne dikutip Senin (2/3/2026).

Dengan kapasitas terpasang 4.450,65 kWp, sistem PLTS KAI diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 5,8 hingga 6,2 GWh listrik per tahun, bergantung pada potensi sinar matahari di masing-masing wilayah. Produksi energi tersebut setara dengan pengurangan penggunaan listrik berbasis fosil dalam jumlah signifikan.

Mengacu pada faktor emisi rata-rata sistem kelistrikan nasional sekitar 0,85 ton CO₂ per MWh, pemanfaatan PLTS ini berpotensi menekan emisi lebih dari 5.000 ton CO₂ per tahun. Tambahan kapasitas 500 kWp pada 2026 akan semakin memperbesar kontribusi pengurangan emisi secara bertahap.

Dari sisi efisiensi biaya, energi surya membantu menekan beban listrik pada jam operasional siang hari di stasiun, kantor, balai yasa, dan depo. Skema ini juga meningkatkan ketahanan energi karena sebagian kebutuhan daya dapat dipenuhi langsung dari sumber energi terbarukan di lokasi.

Sebaran PLTS mencakup 62 stasiun, 10 balai yasa, 12 kantor, 10 griya karya, 6 depo, 1 gedung record center, dan 2 mess. Beberapa stasiun yang telah memanfaatkan PLTS antara lain Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Manggarai, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Jember, dan Tanjungkarang.

Selain stasiun, instalasi juga dilakukan di balai yasa, depo lokomotif dan gerbong, kantor Daop dan Divre, Kantor Pusat Bandung, Gedung JRC, Record Center, serta berbagai bangunan dinas non-stasiun. Setiap pemasangan disesuaikan dengan karakteristik bangunan dan kebutuhan daya di masing-masing aset.

Dengan langkah ini, KAI menunjukkan bahwa transformasi perkeretaapian juga menyentuh cara perusahaan mengelola energi secara lebih bijak. Pemanfaatan PLTS di ratusan titik menjadi bagian dari perjalanan KAI menuju operasional yang semakin efisien, rendah emisi, dan siap menghadapi tantangan energi ke depan.

“Keberlanjutan bagi kami adalah arah jangka panjang perusahaan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api yang melayani masyarakat juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Dedit Cahyo Ponadi Terpilih sebagai Spark KAI Services September 2026

8 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Trending di ANJUNGAN