Menu

Mode Gelap
Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi KSOP Muara Angke Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Pencegahan Kebakaran Kapal Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028 Uji Coba 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kirim 273,6 Ton Ikan Senilai Rp11,1 Miliar

SUMBER DAYA

Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp

badge-check


 Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas perusahaan. Hingga awal 2026, PLTS telah terpasang di 103 titik yang tersebar di stasiun, balai yasa, kantor, griya karya, depo, gedung record center, serta mess perusahaan.

Sejak 2022 hingga 2026, total kapasitas terpasang mencapai 4.450,65 kWp. Pada tahun 2026, KAI menargetkan tambahan kapasitas sebesar 500 kWp sehingga jumlah titik pemasangan akan meningkat menjadi 113 lokasi di seluruh wilayah operasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mengelola energi secara lebih efisien dan selaras dengan arah transisi energi nasional.

“Pemasangan PLTS kami lakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap lokasi. Selain membantu efisiensi energi, langkah ini juga berkontribusi dalam menekan emisi dari aktivitas operasional sehari-hari,” ujar Anne dikutip Senin (2/3/2026).

Dengan kapasitas terpasang 4.450,65 kWp, sistem PLTS KAI diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 5,8 hingga 6,2 GWh listrik per tahun, bergantung pada potensi sinar matahari di masing-masing wilayah. Produksi energi tersebut setara dengan pengurangan penggunaan listrik berbasis fosil dalam jumlah signifikan.

Mengacu pada faktor emisi rata-rata sistem kelistrikan nasional sekitar 0,85 ton CO₂ per MWh, pemanfaatan PLTS ini berpotensi menekan emisi lebih dari 5.000 ton CO₂ per tahun. Tambahan kapasitas 500 kWp pada 2026 akan semakin memperbesar kontribusi pengurangan emisi secara bertahap.

Dari sisi efisiensi biaya, energi surya membantu menekan beban listrik pada jam operasional siang hari di stasiun, kantor, balai yasa, dan depo. Skema ini juga meningkatkan ketahanan energi karena sebagian kebutuhan daya dapat dipenuhi langsung dari sumber energi terbarukan di lokasi.

Sebaran PLTS mencakup 62 stasiun, 10 balai yasa, 12 kantor, 10 griya karya, 6 depo, 1 gedung record center, dan 2 mess. Beberapa stasiun yang telah memanfaatkan PLTS antara lain Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Manggarai, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Jember, dan Tanjungkarang.

Selain stasiun, instalasi juga dilakukan di balai yasa, depo lokomotif dan gerbong, kantor Daop dan Divre, Kantor Pusat Bandung, Gedung JRC, Record Center, serta berbagai bangunan dinas non-stasiun. Setiap pemasangan disesuaikan dengan karakteristik bangunan dan kebutuhan daya di masing-masing aset.

Dengan langkah ini, KAI menunjukkan bahwa transformasi perkeretaapian juga menyentuh cara perusahaan mengelola energi secara lebih bijak. Pemanfaatan PLTS di ratusan titik menjadi bagian dari perjalanan KAI menuju operasional yang semakin efisien, rendah emisi, dan siap menghadapi tantangan energi ke depan.

“Keberlanjutan bagi kami adalah arah jangka panjang perusahaan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api yang melayani masyarakat juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia

21 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenhub Gelar Pelatihan ICAO GSI Angkatan KE-2 Bagi 16 Inspektur Penerbangan 6 Negara

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Cek PG4N bagi 100 Pegawai, BKKP dan KSOP Banten Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba

21 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama

20 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Di Tengah Dampak Gempa, Pelindo Hadir Bantu Masyarakat Flores

20 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Trending di ANJUNGAN