Menu

Mode Gelap
Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

SUMBER DAYA

Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp

badge-check


 Dorong Transisi Energi, KAI Operasikan PLTS di 103 Lokasi dengan Kapasitas 4.450,65 kWp Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai fasilitas perusahaan. Hingga awal 2026, PLTS telah terpasang di 103 titik yang tersebar di stasiun, balai yasa, kantor, griya karya, depo, gedung record center, serta mess perusahaan.

Sejak 2022 hingga 2026, total kapasitas terpasang mencapai 4.450,65 kWp. Pada tahun 2026, KAI menargetkan tambahan kapasitas sebesar 500 kWp sehingga jumlah titik pemasangan akan meningkat menjadi 113 lokasi di seluruh wilayah operasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mengelola energi secara lebih efisien dan selaras dengan arah transisi energi nasional.

“Pemasangan PLTS kami lakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap lokasi. Selain membantu efisiensi energi, langkah ini juga berkontribusi dalam menekan emisi dari aktivitas operasional sehari-hari,” ujar Anne dikutip Senin (2/3/2026).

Dengan kapasitas terpasang 4.450,65 kWp, sistem PLTS KAI diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 5,8 hingga 6,2 GWh listrik per tahun, bergantung pada potensi sinar matahari di masing-masing wilayah. Produksi energi tersebut setara dengan pengurangan penggunaan listrik berbasis fosil dalam jumlah signifikan.

Mengacu pada faktor emisi rata-rata sistem kelistrikan nasional sekitar 0,85 ton CO₂ per MWh, pemanfaatan PLTS ini berpotensi menekan emisi lebih dari 5.000 ton CO₂ per tahun. Tambahan kapasitas 500 kWp pada 2026 akan semakin memperbesar kontribusi pengurangan emisi secara bertahap.

Dari sisi efisiensi biaya, energi surya membantu menekan beban listrik pada jam operasional siang hari di stasiun, kantor, balai yasa, dan depo. Skema ini juga meningkatkan ketahanan energi karena sebagian kebutuhan daya dapat dipenuhi langsung dari sumber energi terbarukan di lokasi.

Sebaran PLTS mencakup 62 stasiun, 10 balai yasa, 12 kantor, 10 griya karya, 6 depo, 1 gedung record center, dan 2 mess. Beberapa stasiun yang telah memanfaatkan PLTS antara lain Gambir, Pasar Senen, Jakarta Kota, Manggarai, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Jember, dan Tanjungkarang.

Selain stasiun, instalasi juga dilakukan di balai yasa, depo lokomotif dan gerbong, kantor Daop dan Divre, Kantor Pusat Bandung, Gedung JRC, Record Center, serta berbagai bangunan dinas non-stasiun. Setiap pemasangan disesuaikan dengan karakteristik bangunan dan kebutuhan daya di masing-masing aset.

Dengan langkah ini, KAI menunjukkan bahwa transformasi perkeretaapian juga menyentuh cara perusahaan mengelola energi secara lebih bijak. Pemanfaatan PLTS di ratusan titik menjadi bagian dari perjalanan KAI menuju operasional yang semakin efisien, rendah emisi, dan siap menghadapi tantangan energi ke depan.

“Keberlanjutan bagi kami adalah arah jangka panjang perusahaan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api yang melayani masyarakat juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

BP3 Curug dan TNI AU Gelar Pelatihan Dangerous Goods

8 Juli 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perkuat Akses Pendidikan Anak Marjinal, Gubernur DKI Jakarta Siapkan 8 Hektare Lahan Ekstra

6 Juli 2026 - 16:44 WIB

Keren! Taruna Poltekpel Surabaya Inovasi Sistem Pintar Monitoring Emisi Karbon Kapal

6 Juli 2026 - 16:29 WIB

HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar: Kepentingan Rakyat Harus Di Atas Kepentingan Elite Politik

6 Juli 2026 - 00:11 WIB

Trending di SUMBER DAYA