Menu ✖

Mode Gelap
Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Syahrial Abadi, penggerak perjuangan Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang, berpulang Ditjen Hubdat Temukan Pelanggaran Bus AntarKota Didominasi Penyimpangan Trayek Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Kecelakaan Truk di Bekasi Terjamin Santunan H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor Festival Sastra Jakarta 2026, Perkuat Komunitas dan Regenerasi Sastrawan

RAGAM

DPR Desak Percepatan Huntara Korban Bencana Jelang Ramadan

badge-check


 DPR Desak Percepatan Huntara Korban Bencana Jelang Ramadan Perbesar

Wartatrans.com, AKARTA — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Irmawan menyoroti lambannya pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dua bulan setelah bencana, ribuan warga masih bertahan di tenda-tenda darurat, tanpa kepastian kapan hunian layak bisa ditempati.

Irmawan menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya respons negara dalam fase pemulihan pascabencana. Padahal, Ramadan tinggal menghitung minggu.

“Faktanya, sampai hari ini masih banyak saudara kita yang hidup di pengungsian dengan beratapkan terpal dan beralas tanah. Jika ini dibiarkan, mereka akan menjalani puasa dalam kondisi yang tidak manusiawi,” kata Irmawan, Ahad, 25 Januari 2026.

Legislator dari daerah pemilihan Aceh itu menegaskan, huntara bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian dari pemenuhan hak dasar warga negara yang terdampak bencana. Tanpa hunian sementara yang layak, proses pemulihan fisik, psikologis, hingga sosial ekonomi pengungsi akan berjalan pincang.

Menurut Irmawan, keberadaan huntara sangat menentukan stabilitas keluarga korban bencana. “Tanpa ruang privat, anak-anak sulit beristirahat dengan baik, orang tua tidak tenang beribadah, dan upaya pemulihan ekonomi keluarga terhambat,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah perlu menjadikan percepatan pembangunan huntara sebagai prioritas utama, bukan sekadar program administratif. Irmawan menyebut Komisi V DPR RI akan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan instansi terkait agar bergerak lebih cepat, terutama dalam merespons kelompok rentan yang terdampak cuaca ekstrem.

“Negara tidak boleh hadir terlambat. Jangan sampai keterlambatan pembangunan hunian sementara membuat korban bencana kehilangan kesempatan menjalani Ramadan secara layak dan bermartabat,” kata Irmawan.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job

31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

PSM Peduli Gandeng PMI Jakarta Utara, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebermanfaatan BUMN Berkelanjutan

30 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Trending di NASIONAL