Menu

Mode Gelap
Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81 3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

PERON

Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi

badge-check


 Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Tangerang mengalami gangguan pada Kamis (20/8/2026) pagi akibat dua insiden berbeda. Gangguan tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan KRL mengalami keterlambatan.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna. Petugas saat ini masih melakukan penanganan di lapangan, termasuk memperbaiki sarana KRL dan mengurai antrean perjalanan yang terdampak.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, gangguan pertama terjadi pada Commuter Line Nomor 1183 relasi Bogor-Jakarta Kota yang tertemper orang di lintas Cawang-Tebet.

“Commuter Line No.1183 relasi Bogor-Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman,” ujar Leza dalam keterangan pers, Kamis (20/8/2026).

Insiden tersebut berdampak terhadap perjalanan Commuter Line lintas Bogor. Untuk mengurangi dampak keterlambatan, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi dengan melayani perjalanan menggunakan satu jalur pada lintas Pasar Minggu-Manggarai.

Sementara itu, gangguan kedua terjadi pada Commuter Line Nomor 1914 relasi Duri-Tangerang yang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi pada lintas Tangerang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian depan KRL mengalami kerusakan dan berdampak terhadap perjalanan Commuter Line lintas Tangerang.

Dalam penanganannya, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi dengan menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya-Batu Ceper. Rekayasa dilakukan untuk membantu mengurai antrean perjalanan yang terdampak gangguan.

Leza mengimbau pengguna Commuter Line untuk mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung. Pengguna juga diminta mengantisipasi perjalanan dengan memantau informasi terbaru mengenai kondisi perjalanan.

“Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan,” kata Leza.

KAI Commuter memastikan petugas terus melakukan penanganan terhadap kedua gangguan tersebut agar perjalanan Commuter Line dapat kembali normal.

KCI juga meminta pengguna mengatur waktu perjalanan serta tetap memperhatikan informasi perjalanan yang disampaikan melalui petugas di stasiun selama proses penanganan berlangsung.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta

19 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket

19 Agustus 2026 - 20:46 WIB

KAI dan KCIC Gelar EduTrain, Ajak Anak Panti Kenal Teknologi Perkeretaapian

19 Agustus 2026 - 14:23 WIB

17 Agustus Jadi Puncak Perjalanan, KAI Catat 216.158 Pelanggan dalam Sehari

18 Agustus 2026 - 20:33 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas yang Gagalkan Pencurian Kabel Persinyalan di Cikarang

18 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Tarif Rp8 dan Diskon 17 Persen KAI Group Dipakai 1,08 Juta Pelanggan pada 17 Agustus

18 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Libur Panjang HUT ke-81 RI, KAI Daop 1 Catat 385 Ribu Pergerakan Penumpang

18 Agustus 2026 - 12:53 WIB

KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus HUT ke-81 RI, Siapkan 15.000 Kartu dengan 3 Desain

18 Agustus 2026 - 12:33 WIB

KCIC Hadirkan Kartu Langganan Whoosh Edisi Khusus dan Semarak Merah Putih

18 Agustus 2026 - 12:20 WIB

KAI Perbarui Website kai.id, Kini Lebih Modern dan Terintegrasi

18 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Trending di PERON