Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Empat Desa di Ketol Masih Terisolir, TNI Bangun Jembatan Darurat Demi Pulihkan Akses Warga

badge-check


 Empat Desa di Ketol Masih Terisolir, TNI Bangun Jembatan Darurat Demi Pulihkan Akses Warga Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH  — Empat desa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yakni Kampung Burlah, Bintang Pepara, Kekuyang, dan Buge Ara hingga kini masih terisolir dari akses listrik, jalan, jembatan, serta jaringan seluler. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai upaya membuka kembali akses warga, saat ini tengah dilakukan pembangunan jembatan darurat oleh personel TNI dari Yon Zipur yang diperbantukan oleh Batalion Yonif TP 854/Dharma Kersaka (DK) Pameu, bersama masyarakat setempat. Jembatan darurat ini diharapkan dapat menjadi jalur vital bagi warga untuk beraktivitas, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian.

Pembangunan jembatan darurat tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah kondisi arus sungai yang masih deras dan tinggi, sehingga menyulitkan proses pengerjaan, termasuk penggunaan alat berat di lokasi.

Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Warga menyambut pembangunan jembatan ini dengan rasa harap dan syukur, meskipun masih diselimuti kecemasan menunggu selesainya jembatan agar dapat segera digunakan.

Empat desa yang terdampak isolasi ini dihuni oleh sekitar 2.628 jiwa, yang saat ini sangat bergantung pada rampungnya jembatan darurat tersebut untuk memulihkan akses transportasi dan roda perekonomian.

“Semoga jembatan darurat ini cepat terselesaikan tanpa kendala apa pun, agar ekonomi masyarakat bisa kembali normal, paling tidak mencapai 70 persen. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan masyarakat yang telah membantu kami,” ujar Broenk, Relawan Posko Rakyat.

Pembangunan jembatan darurat ini menjadi harapan besar bagi masyarakat empat desa agar keterisolasian segera teratasi dan kehidupan sosial ekonomi warga dapat kembali berjalan dengan lebih baik.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA