Menu ✖

Mode Gelap
Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

PERISTIWA

Empat Desa di Ketol Masih Terisolir, TNI Bangun Jembatan Darurat Demi Pulihkan Akses Warga

badge-check


 Empat Desa di Ketol Masih Terisolir, TNI Bangun Jembatan Darurat Demi Pulihkan Akses Warga Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH  — Empat desa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yakni Kampung Burlah, Bintang Pepara, Kekuyang, dan Buge Ara hingga kini masih terisolir dari akses listrik, jalan, jembatan, serta jaringan seluler. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai upaya membuka kembali akses warga, saat ini tengah dilakukan pembangunan jembatan darurat oleh personel TNI dari Yon Zipur yang diperbantukan oleh Batalion Yonif TP 854/Dharma Kersaka (DK) Pameu, bersama masyarakat setempat. Jembatan darurat ini diharapkan dapat menjadi jalur vital bagi warga untuk beraktivitas, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian.

Pembangunan jembatan darurat tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah kondisi arus sungai yang masih deras dan tinggi, sehingga menyulitkan proses pengerjaan, termasuk penggunaan alat berat di lokasi.

Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Warga menyambut pembangunan jembatan ini dengan rasa harap dan syukur, meskipun masih diselimuti kecemasan menunggu selesainya jembatan agar dapat segera digunakan.

Empat desa yang terdampak isolasi ini dihuni oleh sekitar 2.628 jiwa, yang saat ini sangat bergantung pada rampungnya jembatan darurat tersebut untuk memulihkan akses transportasi dan roda perekonomian.

“Semoga jembatan darurat ini cepat terselesaikan tanpa kendala apa pun, agar ekonomi masyarakat bisa kembali normal, paling tidak mencapai 70 persen. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan masyarakat yang telah membantu kami,” ujar Broenk, Relawan Posko Rakyat.

Pembangunan jembatan darurat ini menjadi harapan besar bagi masyarakat empat desa agar keterisolasian segera teratasi dan kehidupan sosial ekonomi warga dapat kembali berjalan dengan lebih baik.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Peduli Generasi Muda, Pengurus FORWAN Gelar Pelatihan Citizen Journalism dan Content Creator di Masjid

12 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Trending di EKOBIS