Menu

Mode Gelap
DAMRI Raih TOP CSR Awards 2026, Penguatan TJSL Dinilai Selaras dengan Transformasi Transportasi Berkelanjutan FIFGROUP Hadirkan FIFestival Street Food 2026 untuk Dorong UMKM Binaan The Polonia Rilis Single “Lelah”, Tetap Berkarya dari Medan Setelah 17 Tahun Berkiprah Holding Kawasan Industri BUMN Perlu Diperkuat dengan Logistics Park dan Integrasi Multimoda KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila ASDP Sukses Layani Mobilitas 804.195 Penumpang di Libur Panjang Idul Adha dan Hari Kesaktian Pancasila

JALUR

AISMOLI Sebut Sodium Ion Pas untuk Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia

badge-check


 Diskusi KPBB Perbesar

Diskusi KPBB

Wartatrans.com, JAKARTA – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menyebutkan bahwa kendaraan listrik khususnya sepeda motor sangat pas menggunakan baterai yang berbahan baku Sodium Ion.

“Ini sangat pas dengan kontur Indonesia yang memiliki garis pantai kedua terpanjang di dunia, sehingga potensi produksi garam juga tinggi,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Aismoli Peter Kho dalam Diskusi Ketahanan Energi Nasional di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya Sodium ION juga minim risiko terbakar dan berbiaya rendah karena tidak membutuhkan Logam Tanah Jarang (LTJ) seperti Lithium dan Cobalt.

Bila dikaitkan dengan geopolitik, juga sangat minim risikonya karena tidak bergantung pada negara lain.

“Bahkan dengan keberadaannya yang melimpah, kita juga memiliki oportunity untuk melakukan ekspor Sodium Ion,” ucap dia.

Potensi itu akan terus berkembang mengingat jumlah produsen yang juga bertambah terus.

Saat ini sebanyak 60 produsen motor listrik telah bergabung menjadi anggota AISMOLI.

Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bahan Bakar Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin yang akrab disapa Puput menyatakan, hal itu memang peluang di tengah panasnya geopolitik di Timur Tengah yang telah berdampak pada harga minyak dunia.

“Namun kita tidak perlu membatasi, masyarakat ingin menggunakan kendaraan ICE atau EV, semuanya dilepas saja sesuai mekanisme di lapangan,” ujarnya.

Apalagi kata dia harga BBM yang bisa saja akan terus meroket, akan menjadi pertimbangan masyarakat, apakah akan terus menggunakan kendaraan konvensional atau berbasis listrik.

Saat ini saja, ditambahkan dia, harga BBM di Tanah Air sudah cukup tinggi dibandingkan negara tetangga, ini menjadi tantangan tersendiri di masa mendatang. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASDP Sukses Layani Mobilitas 804.195 Penumpang di Libur Panjang Idul Adha dan Hari Kesaktian Pancasila

2 Juni 2026 - 19:39 WIB

IPCM Resmi Bergabung dalam Indeks IDX MES BUMN 17, Bukti Komitmen pada Prinsip Syariah

2 Juni 2026 - 16:51 WIB

InJourney Hospitality Boyong 2 Penghargaan TOP CSR Awards 2026

2 Juni 2026 - 12:48 WIB

PTP Nonpetikemas Perkuat Terminalisasi, Bidik Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

31 Mei 2026 - 18:33 WIB

Perkuat Perdagangan Intra-Asia, IPC TPK Layani Perdana Service SCJX X-Press Feeders

29 Mei 2026 - 20:38 WIB

Arus Ekspor Dongkrak Kinerja IPCC, Tumbuh Solid 16,01 Persen di Awal Kuartal II

29 Mei 2026 - 17:48 WIB

Demi Pelestarian Budaya, Arca Unfinished Buddha di Candi Borobudur Dipindahkan ke Lokasi Asal

29 Mei 2026 - 15:51 WIB

Momen Idul Adha, Hasnur Internasional Shipping Tbk Salurkan 14 Sapi Kurban

29 Mei 2026 - 15:38 WIB

Semangat Idul Adha Kuatkan Kepedulian, Senilai Rp900 Juta, ASDP Salurkan Kurban hingga ke Wilayah 3TP

29 Mei 2026 - 13:03 WIB

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kompetensi dan Integritas SDM untuk Dukung Transformasi Bisnis

29 Mei 2026 - 12:53 WIB

Trending di ANJUNGAN