Wartatrans.com, JAKARTA – Komitmen kuat dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan kembali mengantarkan PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality) meraih pengakuan nasional.
Anak usaha PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney ini sukses memboyong dua penghargaan bergengsi dalam ajang Top CSR Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi atas implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan.

Mengelola 49 hotel, memiliki 13 hotel, serta mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, InJourney Hospitality terus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh lini usahanya.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan dalam menciptakan operasional yang unggul sekaligus mendukung pembangunan pariwisata nasional yang berkelanjutan.
Dalam ajang yang mengusung tema “Aligning CSR and ESG for Long-Term Corporate Value and Sustainable Development” tersebut, InJourney Hospitality berhasil meraih dua penghargaan, yakni TOP LEADER on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, serta TOP CSR Awards 2026 #Stars4 untuk PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality).
TOP CSR Awards merupakan salah satu penghargaan paling prestisius di Indonesia yang menilai keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan program CSR dan ESG ke dalam strategi korporasi secara berkelanjutan, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat maupun lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan standar ISO 26000 Social Responsibility, kerangka ESG, serta keterkaitan implementasi CSR dengan strategi bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi fondasi utama dalam transformasi bisnis perusahaan.
“Bagi InJourney Hospitality, sustainability menjadi salah satu pilar strategis yang membentuk arah transformasi perusahaan dan menjadi fondasi dalam menjalankan operasional hospitality yang berkelas dunia, berdaya saing global, sekaligus berakar kuat pada nilai budaya dan keberlanjutan Indonesia. Melalui service framework perusahaan, sustainability kami integrasikan secara menyeluruh ke dalam operasional perusahaan, mulai dari hotel operations, pengembangan kawasan The Sanur, customer experience, hingga community engagement, sebagai bagian dari operational excellence dan value creation perusahaan,” ujar Christine ditulis Senin (1/6/2026).
Menurutnya, implementasi ESG tidak hanya menjadi bagian dari kepatuhan perusahaan, tetapi juga strategi untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2026, Achmad Daniri, menilai bahwa peran CSR saat ini telah berkembang jauh melampaui aktivitas filantropi.
“Di era saat ini, CSR bukan lagi sekadar aktivitas filantropi atau kewajiban administratif perusahaan, melainkan bagian penting dari strategi korporasi untuk membangun keberlanjutan usaha, memperkuat reputasi perusahaan, meningkatkan hubungan dengan stakeholder, serta menciptakan shared value bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.
Tak hanya menjadi ajang apresiasi, TOP CSR Awards juga berfungsi sebagai wadah pembelajaran bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas implementasi CSR dan ESG.
Melalui proses penjurian yang komprehensif, peserta memperoleh berbagai wawasan terkait praktik terbaik ESG, pengukuran dampak program terhadap bisnis dan masyarakat, hingga strategi integrasi keberlanjutan dalam pengembangan perusahaan.
Raihan dua penghargaan ini semakin memperkuat posisi InJourney Hospitality sebagai perusahaan hospitality nasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkomitmen membangun ekosistem pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
Melalui berbagai inisiatif ESG dan CSR yang adaptif serta inovatif, InJourney Hospitality menegaskan tekadnya untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, transformasi sektor pariwisata nasional, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi Indonesia. (omy)
































