Menu

Mode Gelap
PTPN I Tempuh Restorative Justice, Mujiran Bebas dari Tuntutan Hukum Jelang Idul Adha, Kapal PELNI Angkut 825 Sapi dari Kupang ke Jakarta Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas Puncak Ibadah Haji 1447 H, DAMRI Telah Layani 72 Ribu Jemaah pada Fase Keberangkatan di Berbagai Embarkasi Indonesia KCIC Beri Cashback hingga 50 Persen untuk Tiket PP Whoosh Saat Libur Panjang

EKOBIS

InJourney Hospitality Raih Diamond IRCA 2026, Perkuat Governance dan Budaya Compliance

badge-check


 InJourney Hospitality Raih Diamond IRCA 2026, Perkuat Governance dan Budaya Compliance Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Hotel Indonesia Natour atau InJourney Hospitality kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola perusahaan dan kepatuhan regulasi dengan meraih penghargaan Diamond kategori Prosper D dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 (IRCA 2026).

Penghargaan yang digelar Hukumonline di Hotel Le Meridien Jakarta itu menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, serta budaya kepatuhan sebagai fondasi transformasi bisnis berkelanjutan.

Penghargaan diterima langsung Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Hospitality, Abraham Ismail.

“Ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat budaya kepatuhan dan tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri yang semakin kompleks dan penuh disrupsi,” ucapnya dalam keterangan resmi, Senin (25/5/2026).

“Di tengah lanskap bisnis yang semakin dinamis, kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko, menjaga integritas, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor fundamental dalam menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.”

Menurutnya, kepatuhan bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan bagian dari upaya membangun sistem bisnis yang kredibel, adaptif, dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami percaya tata kelola perusahaan yang kuat menjadi fondasi utama dalam memperkuat daya saing InJourney Hospitality sebagai perusahaan hospitality nasional yang mampu tumbuh berkelanjutan dan relevan di tingkat global,” ujarnya.

IRCA merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada perusahaan maupun pimpinan perusahaan yang dinilai berhasil menjadi benchmark dalam implementasi kepatuhan regulasi, tata kelola perusahaan, serta praktik bisnis berkelanjutan di Indonesia.

Chief Executive Officer Hukumonline Arkka Dhiratara mengatakan, dunia usaha saat ini menghadapi tantangan besar akibat ketidakpastian global, mulai dari ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi, hingga percepatan transformasi digital dan artificial intelligence (AI).

Menurutnya, fungsi legal dan compliance kini tidak lagi sekadar berada di belakang layar, tetapi telah berkembang menjadi strategic enabler yang membantu perusahaan bergerak lebih cepat dan adaptif.

“Peran legal dan compliance saat ini bukan hanya memastikan kepatuhan terhadap kebijakan, tetapi juga mendukung perusahaan mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat di tengah perubahan yang sangat cepat,” ujar Arkka.

IRCA 2026 diikuti 131 perusahaan dari 23 sektor industri. Seluruh peserta telah melalui proses pengumpulan dan penilaian data sejak Januari hingga Februari 2026.

Penjurian dilakukan dewan juri independen yang terdiri dari advokat senior, pakar tata kelola perusahaan, hingga mantan pimpinan KPK guna memastikan objektivitas dan kredibilitas penilaian.

Penilaiannya melalui metode self-assessment dengan pendekatan terstruktur yang mencakup evaluasi kepatuhan, efektivitas sosialisasi regulasi internal, pemanfaatan inovasi dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, hingga implementasi manajemen risiko dan tata kelola perusahaan secara menyeluruh.

Raihan penghargaan tersebut sekaligus merefleksikan komitmen InJourney Hospitality dalam membangun praktik bisnis yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya ekosistem usaha nasional yang sehat dan kompetitif di tingkat global. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PTPN I Tempuh Restorative Justice, Mujiran Bebas dari Tuntutan Hukum

25 Mei 2026 - 20:51 WIB

Jelang Idul Adha, Kapal PELNI Angkut 825 Sapi dari Kupang ke Jakarta

25 Mei 2026 - 20:16 WIB

KPLP Tanjung Priok Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Dukung Wisata Bahari di Pesawaran

25 Mei 2026 - 18:28 WIB

Perkuat Kredit UMKM, Edy Kusnadi Siapkan Bank Kalbar Ekspansif namun Tetap Prudent

25 Mei 2026 - 17:04 WIB

Kolaborasi Pelita Air dan Partner Lifestyle Buka Peluang Baru bagi Pelaku Bisnis Wisata

25 Mei 2026 - 16:25 WIB

Jelang Idul Adha, AirNav Salurkan 65 Hewan Kurban untuk Warga Tangerang

25 Mei 2026 - 15:53 WIB

ASDP Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Dinamis Selat Bali Jelang Libur Idul Adha

24 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bidik Rute Baru LDF Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik

24 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pelindo Sunda Kelapa Terima Kunjungan Wisata Edukasi 12 Jalur Destinasi Jakarta Utara

24 Mei 2026 - 02:22 WIB

Apresiasi Pelanggan dan Warga, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II

24 Mei 2026 - 01:06 WIB

Trending di EKOBIS