Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

Uncategorized

Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon

badge-check


					Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon Perbesar

Wartatrans.com— Di tengah keterbatasan akses akibat bencana banjir bandang, seorang ibu hamil bernama Nely Suryani, warga Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, berhasil dievakuasi dan melahirkan dengan selamat di RSUD Datu Beru Takengon, Selasa, 13 Januari 2026.

Kronologi bermula saat Nely Suryani mendatangi Polindes pada pukul 19.00 WIB dengan keluhan ketuban merembes sejak pukul 18.30 WIB disertai nyeri pinggang. Hasil pemeriksaan bidan desa Bergang dan Karang Ampar menunjukkan tekanan darah 110/80 mmHg, pembukaan serviks 2 sentimeter, portio masih tebal dan kaku, belum terdapat his, denyut jantung janin 150 kali per menit, dengan presentasi kepala.

Nely dan suami – Abdullah, tersenyum bahagia menyambut putri tercinta yang baru lahir di tengah bencana.

Meski telah dipantau hingga keesokan harinya, pembukaan tidak mengalami kemajuan dan ketuban terus merembes. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi ibu dan janin. Dengan mempertimbangkan keterbatasan akses darat—yang masih harus dilalui menggunakan seling dan lumpur—bidan desa memutuskan untuk merujuk pasien ke rumah sakit menggunakan helikopter demi percepatan penanganan.

Evakuasi dilakukan setelah koordinasi lintas pihak, termasuk Dinas Kesehatan Aceh Tengah dan tim evakuasi. Ketua Posko Rakyat, Mahlizar Safdi, menyebut langkah cepat ini menjadi kunci keselamatan ibu dan bayi. “Jika terlambat ditangani, risiko terhadap bayi sangat besar karena ketuban sudah pecah,” ujarnya.

Setibanya di RSUD Datu Beru Takengon, Nely Suryani melahirkan secara normal pada pukul 19.42 WIB. Bayi perempuan tersebut merupakan anak keempat dari tiga kakak perempuan. Saat ini ibu dan bayi dirawat di ruang kebidanan RSUD Datu Beru Takengon, Kamar 12 Kelas III lantai 2, didampingi suami, Abdullah, yang datang dengan perlengkapan seadanya dari desa.

Sebagai bentuk kepedulian, Posko Rakyat menyerahkan bantuan perlengkapan ibu dan bayi yang sebelumnya diterima dari Gubernur Aceh. Mahlizar mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah, BNPB, dan Dinas Kesehatan Aceh Tengah dalam penanganan kegawatdaruratan tersebut.

“Bencana ini menyisakan luka, tetapi juga menghadirkan solidaritas. Semoga kelahiran bayi ini menjadi tanda harapan,” kata Mahlizar.

Ketua Relawan Posko Rakyat Mahlizar Safdi bersama Abdullah menjenguk Nely yang baru melahirkan.

Sementara itu, kepedulian kemanusiaan juga ditunjukkan oleh CV Tanoga Trading Company, BFLF Indonesia, dan relawan Fotogenic Studio Banda Aceh. Sejak 1 Januari 2026, para relawan melakukan kunjungan ke Desa Berang Ramung, Dusun 3 Jerata, Kecamatan Silihnara—35 hari pascabencana—dan menemukan warga masih tinggal di hunian darurat dari sisa seng dan kayu.

Pada 9 Januari 2026, mereka kembali menyalurkan bantuan sembako, kasur, serta air bersih ke Kampung Jerata dan Kampung Genting Gerbang Kampung II yang mengalami kesulitan akses air bersih. Bantuan diserahkan langsung agar tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak dan lansia.

Para relawan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga serta mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pemulihan pascabencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

15 Januari 2026 - 22:09 WIB

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

Trending di PERISTIWA