Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

JALUR

Kemenhub Raih Penghargaan Anugerah Pelayanan Prima Mudik Lebaran dari Elshinta

badge-check


 Dirjen Hubdat (tengah) bersama Dirut Jasa Raharja dan perwakilan Korlantas Perbesar

Dirjen Hubdat (tengah) bersama Dirut Jasa Raharja dan perwakilan Korlantas

Wartatrans.com, JAKARTA -Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat raih penghargaan Anugerah Pelayanan Prima Mudik Lebaran dari Radio Elshinta.

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah dalam menyelenggarakan Angkutan Lebaran yang berkeselamatan.

Penghargaan Anugerah Pelayanan Prima Mudik Lebaran ini diterima Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan saat kegiatan talkshow sekaligus pelepasan Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran 2026 di Kantor NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

“Saya mengapresiasi kegiatan ini yang merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan mudik Lebaran yang telah menjadi tradisi. Kita semua tahu mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran sangat tinggi, jadi kolaborasi pemerintah dengan stakeholder termasuk media massa penting untuk memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar,” ungkap Dirjen Aan.

Dia menilai, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Kemenhub untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat, khususnya pada periode Angkutan Lebaran 2026 mengingat tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik.

“Berdasarkan survei diprediksi masyarakat Indonesia yang akan melakukan perjalanan atau bergerak pada masa Angkutan Lebaran ini ada sekitar 143,9 juta, artinya 50 persen lebih penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan. Kemenhub dan stakeholder lainnya pun tidak main-main dalam mengelola Angkutan Lebaran 2026 dan telah menyiapkan berbagai strategi,” urainya.

Dia menjelaskan strategi yang disiapkan juga sudah dituangkan dalam regulasi yang disepakati Kemenhub dengan kementerian/lembaga lainnya.

Strategi pengelolaan Angkutan Lebaran 2026 mencakup pengaturan arus lalu lintas, pembatasan operasional angkutan barang, hingga memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi.

“Kita sudah mengeluarkan beberapa regulasi berkaitan dengan penyelenggaraan Angkutan Lebaran, ada pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas, pengaturan lalu lintas jalan termasuk ganjil-genap, pengaturan arus lalu lintas di penyeberangan. Sarana dan prasarana tentu kita sudah siapkan untuk menjamin keselamatan,” terang Aan.

Rampcheck untuk Keselamatan Transportasi

Dirjen Aan menjelaskan, untuk menjamin keselamatan transportasi darat terutama armada bus yang digunakan selama mudik Lebaran, Kemenhub terus melaksanakan inspeksi keselamatan (rampcheck) pada 23 Februari s/d 29 Maret 2026.

Inspeksi keselamatan angkutan orang ini, dilakukan di Terminal Tipe A, pool-pool bus, exit tol, hingga rest area.

“Rampcheck ini penting sehingga nanti kendaraan-kendaraan maupun angkutan umum yang digunakan ini sudah memenuhi syarat laik jalan. Ini salah satu kehadiran negara untuk menjamin keselamatan masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum,” ujarnya.

Mengingat pentingnya rampcheck kendaraan sebelum dioperasikan, dalam kegiatan ini, rampcheck juga dilakukan terhadap kendaraan yang akan digunakan oleh tim ekspedisi mudik Elshinta.

Dirjen Aan turut memastikan kendaraan yang akan digunakan memenuhi aspek keselamatan dan berfungsi baik dengan memeriksa sejumlah komponen, meliputi sistem pengereman, mesin mobil, lampu, wiper, dan klakson.

Selain itu, dia juga mewajibkan pengemudi harus dalam keadaan baik dan cukup tidur. Dia memastikan pengemudi telah melakukan tes kesehatan, sehingga kondisi pengemudi betul-betul prima saat bertugas.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal; Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana; Dirut PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin; Direktur Lalu Lintas Jalan Rudi Irawan, Pemred Radio Elshinta, Haryo Ristamaji, dan Wapemred Radio Elshinta Krisanti. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Daimler Truck Operasikan Pusat Suku Cadang Global di Jerman, Pasokan Mercedes-Benz Indonesia Dipastikan Makin Cepat

1 Juli 2026 - 23:38 WIB

Paradoks Lansia Indonesia: Menua dalam Jeratan Sektor Informal

1 Juli 2026 - 17:50 WIB

Trending di RAGAM