Menu

Mode Gelap
Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur KAI Services Perkuat Kemitraan Strategis melalui Mitra Gathering 2026

PERISTIWA

Mahasiswa KKN STIPRAM Gelar Sosialisasi Kesadaran Lingkungan di SD Muhammadiyah 1 Girikerto

badge-check


 Mahasiswa KKN STIPRAM Gelar Sosialisasi Kesadaran Lingkungan di SD Muhammadiyah 1 Girikerto Perbesar

Wartatrans.com, SLEMAN – Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta menggelar sosialisasi kesadaran lingkungan kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Girikerto, Rabu (22/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kampung Bening, Dusun Nganggring, Desa Girikerto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Anak-anak sekolah dasar dipilih sebagai sasaran kegiatan karena dinilai memiliki peran penting sebagai generasi penerus dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama di wilayah desa wisata yang mengandalkan potensi alam sebagai daya tarik utama.

Desa Wisata Bening merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Merapi. Desa ini dikenal memiliki suasana pedesaan yang masih asri, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Keindahan alam menjadi potensi utama yang dimiliki, di antaranya aliran sungai yang dimanfaatkan sebagai wahana wisata outbound serta panorama alam yang mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan edukasi.

Sebagian besar masyarakat Desa Wisata Bening berprofesi sebagai petani dan peternak. Komoditas pertanian yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah kebun salak. Selain itu, masyarakat juga memelihara berbagai hewan ternak seperti kambing, ayam, dan ikan lele. Aktivitas pertanian dan peternakan tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat sekaligus mendukung konsep desa wisata berbasis kearifan lokal.

Tak hanya kaya akan potensi alam, desa ini juga memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga. Berbagai atraksi budaya seperti batik tulis, musik tradisional, serta kegiatan adat rutin masih dilestarikan oleh masyarakat. Potensi alam dan budaya tersebut menjadikan Desa Wisata Bening memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai desa wisata yang berkelanjutan.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN STIPRAM menilai peningkatan kesadaran lingkungan sangat penting, khususnya bagi generasi muda. Lingkungan yang bersih dan terjaga menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberlangsungan desa wisata.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa menyampaikan materi edukasi secara komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sekitar.

Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Girikerto tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan peserta melalui penjelasan sederhana yang disesuaikan dengan usia mereka, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Selain sosialisasi kesadaran lingkungan, mahasiswa KKN STIPRAM juga melaksanakan sejumlah program pendukung selama kegiatan berlangsung. Di antaranya pembuatan plang Sapta Pesona, pembuatan bak sampah, pemasangan panel surya, pemasangan alarm siaga bencana, pengecatan pos ronda, pemasangan kaca cembung, serta sosialisasi bahasa Inggris dan seni budaya.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Bening secara berkelanjutan. Sosialisasi kesadaran lingkungan juga diharapkan mampu menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada generasi muda, sehingga upaya menjaga kebersihan dan kelestarian alam dapat terus terjaga di masa mendatang.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

24 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX

24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

IPCC Layani Sepenuh Hati, Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

22 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap

21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Pelindo–Pelni Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

21 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Trending di JALUR