Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

PERISTIWA

Mahasiswa KKN STIPRAM Gelar Sosialisasi Kesadaran Lingkungan di SD Muhammadiyah 1 Girikerto

badge-check


 Mahasiswa KKN STIPRAM Gelar Sosialisasi Kesadaran Lingkungan di SD Muhammadiyah 1 Girikerto Perbesar

Wartatrans.com, SLEMAN – Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta menggelar sosialisasi kesadaran lingkungan kepada siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Girikerto, Rabu (22/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kampung Bening, Dusun Nganggring, Desa Girikerto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Anak-anak sekolah dasar dipilih sebagai sasaran kegiatan karena dinilai memiliki peran penting sebagai generasi penerus dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama di wilayah desa wisata yang mengandalkan potensi alam sebagai daya tarik utama.

Desa Wisata Bening merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Merapi. Desa ini dikenal memiliki suasana pedesaan yang masih asri, tenang, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Keindahan alam menjadi potensi utama yang dimiliki, di antaranya aliran sungai yang dimanfaatkan sebagai wahana wisata outbound serta panorama alam yang mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan edukasi.

Sebagian besar masyarakat Desa Wisata Bening berprofesi sebagai petani dan peternak. Komoditas pertanian yang banyak dijumpai di wilayah ini adalah kebun salak. Selain itu, masyarakat juga memelihara berbagai hewan ternak seperti kambing, ayam, dan ikan lele. Aktivitas pertanian dan peternakan tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat sekaligus mendukung konsep desa wisata berbasis kearifan lokal.

Tak hanya kaya akan potensi alam, desa ini juga memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga. Berbagai atraksi budaya seperti batik tulis, musik tradisional, serta kegiatan adat rutin masih dilestarikan oleh masyarakat. Potensi alam dan budaya tersebut menjadikan Desa Wisata Bening memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai desa wisata yang berkelanjutan.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN STIPRAM menilai peningkatan kesadaran lingkungan sangat penting, khususnya bagi generasi muda. Lingkungan yang bersih dan terjaga menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberlangsungan desa wisata.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa menyampaikan materi edukasi secara komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap alam sekitar.

Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Girikerto tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Para mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan peserta melalui penjelasan sederhana yang disesuaikan dengan usia mereka, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Selain sosialisasi kesadaran lingkungan, mahasiswa KKN STIPRAM juga melaksanakan sejumlah program pendukung selama kegiatan berlangsung. Di antaranya pembuatan plang Sapta Pesona, pembuatan bak sampah, pemasangan panel surya, pemasangan alarm siaga bencana, pengecatan pos ronda, pemasangan kaca cembung, serta sosialisasi bahasa Inggris dan seni budaya.

Melalui berbagai program tersebut, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Bening secara berkelanjutan. Sosialisasi kesadaran lingkungan juga diharapkan mampu menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada generasi muda, sehingga upaya menjaga kebersihan dan kelestarian alam dapat terus terjaga di masa mendatang.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Wali Kota Langsa Serahkan Seragam Sekolah Gratis bagi Anak Yatim Piatu di Langsa Lama

11 Juli 2026 - 01:56 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Revtalisasi MTSN Subulussalam Diduga Minim Koordinasi, Kegiatan Belajar Mengajar Terganggu

10 Juli 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Silaturahmi dengan PWI-LS DKI Jakarta

9 Juli 2026 - 20:35 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Segel Budidaya Arwana di Pekanbaru, Ratusan Ikan Dilindungi Tak Berizin

9 Juli 2026 - 17:16 WIB

Serap Aspirasi Peserta DPM, Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Wujudkan Green Port, IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Gratis

9 Juli 2026 - 11:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan

9 Juli 2026 - 06:56 WIB

Trending di ANJUNGAN