Menu

Mode Gelap
Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

PERISTIWA

Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan

badge-check


 Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Suasana hujan tak mengurangi kemeriahan Festival Linge 2 yang digelar di kawasan adat Linge. Ratusan pengunjung tetap memadati balai adat, duduk bersila di atas tikar sambil menikmati hidangan dan pertunjukan seni yang disajikan panitia. Suasana hangat terasa di antara tiang-tiang kayu tua yang menjadi saksi sejarah negeri leluhur ini, selasa (25/11/2025).

Festival secara resmi dibuka oleh Reja Kampung Linge, Zainudin SL yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya ajang ini sebagai ruang pengenalan budaya dan sejarah Linge kepada masyarakat luas, bahkan hingga mancanegara.

“Kami berharap Festival Linge dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia luar dengan kekayaan budaya Linge,” ujar Reja Kampung Linge dalam sambutannya.

Acara tersebut turut dihadiri Raja Linge ke-XXI, Juhursyah, yang menjadi tamu kehormatan. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat adat dan panitia yang berhasil menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Gayo-Linge melalui festival ini.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Aceh, Dr Anas juga hadir memberikan kata sambutan. Mereka menekankan bahwa Linge adalah salah satu sumber penting sejarah Aceh, dan festival semacam ini menjadi momentum strategis pengembangan wisata budaya.

Dalam rangkaian hiburan, Sanggar Renggali memukau pengunjung dengan penampilan teater dan lantunan lagu-lagu Gayo yang menyentuh suasana. Iringan musik tradisional berpadu dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para pengunjung.

Meski hujan turun hampir sepanjang acara, semangat masyarakat tidak surut. Tawa, obrolan hangat, aroma makanan, serta lantunan musik tradisional menjadikan Festival Linge 2 sebagai perayaan budaya yang sarat makna dan penuh kebersamaan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat

16 Februari 2026 - 20:00 WIB

Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ

16 Februari 2026 - 14:38 WIB

Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

Trending di EKOBIS