Menu

Mode Gelap
Operasi Gaktibplin dan Tes Urine di Polsek Sunda Kelapa Seluruh Personel Negatif Narkoba Indonesia AirAsia Sesuaikan Jadwal, Janji Layanan Tetap Terjaga 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap DAMRI Dukung Pemulangan Santri Pasca Idul Fitri 1447 H, Fasilitasi Perjalanan Aman dan Nyaman dari Jepara ke Berbagai Pesantren

PERISTIWA

Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan

badge-check


 Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Suasana hujan tak mengurangi kemeriahan Festival Linge 2 yang digelar di kawasan adat Linge. Ratusan pengunjung tetap memadati balai adat, duduk bersila di atas tikar sambil menikmati hidangan dan pertunjukan seni yang disajikan panitia. Suasana hangat terasa di antara tiang-tiang kayu tua yang menjadi saksi sejarah negeri leluhur ini, selasa (25/11/2025).

Festival secara resmi dibuka oleh Reja Kampung Linge, Zainudin SL yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya ajang ini sebagai ruang pengenalan budaya dan sejarah Linge kepada masyarakat luas, bahkan hingga mancanegara.

“Kami berharap Festival Linge dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia luar dengan kekayaan budaya Linge,” ujar Reja Kampung Linge dalam sambutannya.

Acara tersebut turut dihadiri Raja Linge ke-XXI, Juhursyah, yang menjadi tamu kehormatan. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat adat dan panitia yang berhasil menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Gayo-Linge melalui festival ini.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Aceh, Dr Anas juga hadir memberikan kata sambutan. Mereka menekankan bahwa Linge adalah salah satu sumber penting sejarah Aceh, dan festival semacam ini menjadi momentum strategis pengembangan wisata budaya.

Dalam rangkaian hiburan, Sanggar Renggali memukau pengunjung dengan penampilan teater dan lantunan lagu-lagu Gayo yang menyentuh suasana. Iringan musik tradisional berpadu dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para pengunjung.

Meski hujan turun hampir sepanjang acara, semangat masyarakat tidak surut. Tawa, obrolan hangat, aroma makanan, serta lantunan musik tradisional menjadikan Festival Linge 2 sebagai perayaan budaya yang sarat makna dan penuh kebersamaan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

7 April 2026 - 15:49 WIB

Titi DJ: Mental Jadi Penentu Peserta Raih Gelar Jawara

7 April 2026 - 15:25 WIB

Excavator Nyaris Terseret Banjir di Sungai Burlah yang Meluap

7 April 2026 - 15:18 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Gelar Sosialisasi Prosedur Kapal Penumpang

7 April 2026 - 14:02 WIB

DLH Aceh Barat Terapkan Sanksi Denda bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Meulaboh

7 April 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Dhani Meyakini Faktor Rejeki Penentu Seorang Bisa Menjadi Penyanyi Populer

7 April 2026 - 05:09 WIB

SCTV Hadirkan “The Icon Indonesia”, Ajang Pencarian Bakat untuk Lahirkan Ikon Musik Baru Tanah Air

6 April 2026 - 18:58 WIB

Istana Di Tengah Hutan Borneo

6 April 2026 - 09:05 WIB

Disbud DKI Hadirkan Atraksi Betawi Buka Palang Pintu di Karate Championship KASAL Cup V 2026

6 April 2026 - 07:56 WIB

Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

5 April 2026 - 17:49 WIB

Trending di SENI BUDAYA