Menu

Mode Gelap
Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

PERISTIWA

Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan

badge-check


 Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Suasana hujan tak mengurangi kemeriahan Festival Linge 2 yang digelar di kawasan adat Linge. Ratusan pengunjung tetap memadati balai adat, duduk bersila di atas tikar sambil menikmati hidangan dan pertunjukan seni yang disajikan panitia. Suasana hangat terasa di antara tiang-tiang kayu tua yang menjadi saksi sejarah negeri leluhur ini, selasa (25/11/2025).

Festival secara resmi dibuka oleh Reja Kampung Linge, Zainudin SL yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya ajang ini sebagai ruang pengenalan budaya dan sejarah Linge kepada masyarakat luas, bahkan hingga mancanegara.

“Kami berharap Festival Linge dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia luar dengan kekayaan budaya Linge,” ujar Reja Kampung Linge dalam sambutannya.

Acara tersebut turut dihadiri Raja Linge ke-XXI, Juhursyah, yang menjadi tamu kehormatan. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat adat dan panitia yang berhasil menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Gayo-Linge melalui festival ini.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Aceh, Dr Anas juga hadir memberikan kata sambutan. Mereka menekankan bahwa Linge adalah salah satu sumber penting sejarah Aceh, dan festival semacam ini menjadi momentum strategis pengembangan wisata budaya.

Dalam rangkaian hiburan, Sanggar Renggali memukau pengunjung dengan penampilan teater dan lantunan lagu-lagu Gayo yang menyentuh suasana. Iringan musik tradisional berpadu dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para pengunjung.

Meski hujan turun hampir sepanjang acara, semangat masyarakat tidak surut. Tawa, obrolan hangat, aroma makanan, serta lantunan musik tradisional menjadikan Festival Linge 2 sebagai perayaan budaya yang sarat makna dan penuh kebersamaan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

IKAC Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Warga, Kolaborasi dengan Kecamatan Arjawinangun Perkuat Kepedulian Sosial

2 Juli 2026 - 10:08 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Trending di SENI BUDAYA