Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto, Tongkat Komando Polri Berpindah KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

PERISTIWA

Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan

badge-check


 Festival Linge 2 Meriah di Tengah Hujan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Suasana hujan tak mengurangi kemeriahan Festival Linge 2 yang digelar di kawasan adat Linge. Ratusan pengunjung tetap memadati balai adat, duduk bersila di atas tikar sambil menikmati hidangan dan pertunjukan seni yang disajikan panitia. Suasana hangat terasa di antara tiang-tiang kayu tua yang menjadi saksi sejarah negeri leluhur ini, selasa (25/11/2025).

Festival secara resmi dibuka oleh Reja Kampung Linge, Zainudin SL yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya ajang ini sebagai ruang pengenalan budaya dan sejarah Linge kepada masyarakat luas, bahkan hingga mancanegara.

“Kami berharap Festival Linge dapat menjadi jembatan yang mempertemukan dunia luar dengan kekayaan budaya Linge,” ujar Reja Kampung Linge dalam sambutannya.

Acara tersebut turut dihadiri Raja Linge ke-XXI, Juhursyah, yang menjadi tamu kehormatan. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap upaya masyarakat adat dan panitia yang berhasil menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Gayo-Linge melalui festival ini.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Aceh, Dr Anas juga hadir memberikan kata sambutan. Mereka menekankan bahwa Linge adalah salah satu sumber penting sejarah Aceh, dan festival semacam ini menjadi momentum strategis pengembangan wisata budaya.

Dalam rangkaian hiburan, Sanggar Renggali memukau pengunjung dengan penampilan teater dan lantunan lagu-lagu Gayo yang menyentuh suasana. Iringan musik tradisional berpadu dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para pengunjung.

Meski hujan turun hampir sepanjang acara, semangat masyarakat tidak surut. Tawa, obrolan hangat, aroma makanan, serta lantunan musik tradisional menjadikan Festival Linge 2 sebagai perayaan budaya yang sarat makna dan penuh kebersamaan.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

1 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

1 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

1 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Trending di SENI BUDAYA