Menu ✖

Mode Gelap
Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini Kemenhub Pastikan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik November 2026 Tetap 40% Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

RAGAM

FTUI Akan Analisis Tanah di Aceh Tengah, Warga Enggan Kembali ke Permukiman

badge-check


 FTUI Akan Analisis Tanah di Aceh Tengah, Warga Enggan Kembali ke Permukiman Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH —Akademisi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) akan melakukan analisis kondisi tanah di sejumlah wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. Langkah ini dilakukan menyusul kekhawatiran warga yang enggan kembali ke permukiman mereka akibat kondisi tanah yang dinilai labil.

Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, ST, M.Sc., Ph.D., mengatakan analisis diperlukan untuk memastikan tingkat keamanan kawasan permukiman pascabanjir bandang. Sejumlah warga melaporkan adanya retakan tanah di sekitar kawasan pegunungan, seperti di wilayah Umang Isaq dan Serule, yang memicu kekhawatiran akan potensi longsor dan bencana susulan.

Dalam diskusi bersama warga dan pemangku kepentingan setempat, Muksin Hasan juga meminta agar analisis tanah diperluas ke Kecamatan Ketol, khususnya di kawasan Pokok Balek, yang terdapat lubang besar dan dinilai berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.

Dekan FTUI Bersama Wakil Bupati Aceh Tengah.

Selain rencana analisis tanah, pertemuan tersebut juga memunculkan gagasan pembentukan Posko Alumni Universitas Indonesia di Takengon. Posko ini direncanakan menjadi wadah keterlibatan alumni UI dalam mendukung penanganan kebencanaan di Aceh Tengah secara berkelanjutan.

Sementara itu, dua peneliti teknik UI didampingi relawan Posko Rakyat bergerak ke wilayah Jamat untuk melakukan observasi lapangan serta menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa bahan bakar dan alat pertukangan. Adapun Dekan FTUI bersama tim lainnya melanjutkan perjalanan darat menuju Banda Aceh dengan singgah di sejumlah daerah, termasuk Bener Meriah dan Pidie Jaya, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan

2 November 2026 - 21:18 WIB

Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

2 November 2026 - 20:10 WIB

Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar

2 November 2026 - 20:03 WIB

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Trending di RAGAM