Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

PERON

Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Dibuka Uji Coba Hari Ini 25 November

badge-check


 Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Dibuka Uji Coba Hari Ini 25 November Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melaksanakan sosialisasi uji coba pengoperasian gedung baru Stasiun Rangkasbitung.

Kegiatan ini menjadi tahap krusial sebelum operasional penuh sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penyesuaian alur layanan serta penggunaan fasilitas baru.

Pengembangan stasiun dilakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan transportasi masyarakat. Kapasitas pelayanan kini ditingkatkan hingga 83.000 penumpang per hari, dari sebelumnya sekitar 26.000 penumpang. Gedung baru dirancang lebih luas, modern, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Bangunan baru menghadirkan penataan ruang yang lebih terstruktur, mulai dari area concourse, ruang operasional, area komersial, hingga fasilitas publik seperti ruang tunggu, musala, ruang laktasi, toilet umum, dan toilet ramah disabilitas. Mobilitas penumpang didukung oleh 7 lift, 5 eskalator, 15 gate tiket otomatis, 4 akses masuk, serta sistem keamanan berbasis CCTV 24 jam.

Dari sisi operasional, jalur dan peron juga ditata ulang. Jalur 2 diperuntukkan bagi KA lokal, Jalur 3 untuk kereta barang, sementara Jalur 4 dan 5 melayani perjalanan KRL. Adapun Jalur 6 hingga 9 disiapkan sebagai area stabling yang mendukung fleksibilitas pola operasi. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus penumpang dan ketepatan waktu perjalanan.

Untuk mempermudah perpindahan antarmoda, stasiun dilengkapi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan ramp sepanjang ±85 meter, selasar luar terhubung langsung ke terminal, serta area drop-zone sisi utara seluas 1.562,79 m² dan drop-off/parkir selatan 2.809,44 m². Selama masa uji coba, seluruh layanan kereta tetap berjalan normal, sementara pengguna diminta menyesuaikan diri dengan alur baru.

Pada masa transisi, penyesuaian alur pergerakan penumpang diberlakukan, terutama bagi pengguna KRL. Dari sisi utara (Jl. Sunan Kalijaga), penumpang menuju concourse melalui lift, eskalator, atau tangga manual sebelum mengakses loket dan gate, lalu turun ke peron KRL di Jalur 4 dan 5. Dari sisi selatan (Jl. Ardi Winangun), penumpang naik ke concourse melalui lift atau tangga manual dari pintu selatan JPO. Area ini menjadi titik utama drop-off kendaraan.

Hingga kini, progres pembangunan gedung baru telah mencapai 94,39%. Uji coba dilaksanakan untuk memastikan seluruh sistem teknis, prosedural, dan layanan publik benar-benar siap.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono, menegaskan pentingnya pelaksanaan uji coba ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas baru ini dengan tertib dan disiplin. Transformasi Stasiun Rangkasbitung bukan hanya menghadirkan wajah baru transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten. Dukungan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan implementasi gedung baru ini,” ujarnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan uji coba. “KAI Daop 1 Jakarta siap mendukung penuh uji coba pengoperasian Stasiun Rangkasbitung yang mulai dilaksanakan esok hari, Selasa (25/11) pukul 00.01 WIB. Seluruh layanan perjalanan kereta api tetap berjalan normal, dan kami memastikan koordinasi intensif dengan seluruh pihak untuk menjamin kelancaran operasional selama masa transisi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan bagi para pengguna layanan. “Kami berharap masyarakat dapat mulai menyesuaikan diri dengan skema alur baru yang diterapkan. Semua penyesuaian ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan. Dukungan dan kedisiplinan pengguna sangat penting agar masa uji coba berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pelanggan,” tambah Ixfan.

Dengan beroperasinya gedung baru ini, Stasiun Rangkasbitung diharapkan semakin memperkuat konektivitas kawasan, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa

27 Agustus 2026 - 11:26 WIB

KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

26 Agustus 2026 - 22:22 WIB

KAI Services Perkuat Kemitraan Strategis melalui Mitra Gathering 2026

26 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Mobilitas Sumatra Meningkat, KA Rajabasa Layani 534.748 Pelanggan hingga Juli 2026

26 Agustus 2026 - 12:35 WIB

TOD MRT, Ketika Stasiun Membentuk Ekonomi Baru Ibu Kota

26 Agustus 2026 - 09:37 WIB

KAI Kaji Penguatan Konektivitas Logistik KITB Batang ke Tanjung Priok, Patimban hingga Tanjung Perak

25 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Puncak Arus Balik Maulid, 37.964 Pelanggan Tiba di Jakarta

25 Agustus 2026 - 11:25 WIB

KAI Sederhanakan Nama Kereta Semarang-Gambir, Argo Muria hingga Merbabu Jadi KA Muria

24 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Commuter Run 2026 Kembali Digelar KAI Commuter Lakukan Edukasi dan Sosialisasi layanan Commuter Line Melalui Event Lari

24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Trending di PERON