Menu ✖

Mode Gelap
Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

PERON

Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Dibuka Uji Coba Hari Ini 25 November

badge-check


 Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Dibuka Uji Coba Hari Ini 25 November Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melaksanakan sosialisasi uji coba pengoperasian gedung baru Stasiun Rangkasbitung.

Kegiatan ini menjadi tahap krusial sebelum operasional penuh sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penyesuaian alur layanan serta penggunaan fasilitas baru.

Pengembangan stasiun dilakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan transportasi masyarakat. Kapasitas pelayanan kini ditingkatkan hingga 83.000 penumpang per hari, dari sebelumnya sekitar 26.000 penumpang. Gedung baru dirancang lebih luas, modern, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Bangunan baru menghadirkan penataan ruang yang lebih terstruktur, mulai dari area concourse, ruang operasional, area komersial, hingga fasilitas publik seperti ruang tunggu, musala, ruang laktasi, toilet umum, dan toilet ramah disabilitas. Mobilitas penumpang didukung oleh 7 lift, 5 eskalator, 15 gate tiket otomatis, 4 akses masuk, serta sistem keamanan berbasis CCTV 24 jam.

Dari sisi operasional, jalur dan peron juga ditata ulang. Jalur 2 diperuntukkan bagi KA lokal, Jalur 3 untuk kereta barang, sementara Jalur 4 dan 5 melayani perjalanan KRL. Adapun Jalur 6 hingga 9 disiapkan sebagai area stabling yang mendukung fleksibilitas pola operasi. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus penumpang dan ketepatan waktu perjalanan.

Untuk mempermudah perpindahan antarmoda, stasiun dilengkapi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan ramp sepanjang ±85 meter, selasar luar terhubung langsung ke terminal, serta area drop-zone sisi utara seluas 1.562,79 m² dan drop-off/parkir selatan 2.809,44 m². Selama masa uji coba, seluruh layanan kereta tetap berjalan normal, sementara pengguna diminta menyesuaikan diri dengan alur baru.

Pada masa transisi, penyesuaian alur pergerakan penumpang diberlakukan, terutama bagi pengguna KRL. Dari sisi utara (Jl. Sunan Kalijaga), penumpang menuju concourse melalui lift, eskalator, atau tangga manual sebelum mengakses loket dan gate, lalu turun ke peron KRL di Jalur 4 dan 5. Dari sisi selatan (Jl. Ardi Winangun), penumpang naik ke concourse melalui lift atau tangga manual dari pintu selatan JPO. Area ini menjadi titik utama drop-off kendaraan.

Hingga kini, progres pembangunan gedung baru telah mencapai 94,39%. Uji coba dilaksanakan untuk memastikan seluruh sistem teknis, prosedural, dan layanan publik benar-benar siap.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono, menegaskan pentingnya pelaksanaan uji coba ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas baru ini dengan tertib dan disiplin. Transformasi Stasiun Rangkasbitung bukan hanya menghadirkan wajah baru transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten. Dukungan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan implementasi gedung baru ini,” ujarnya.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan uji coba. “KAI Daop 1 Jakarta siap mendukung penuh uji coba pengoperasian Stasiun Rangkasbitung yang mulai dilaksanakan esok hari, Selasa (25/11) pukul 00.01 WIB. Seluruh layanan perjalanan kereta api tetap berjalan normal, dan kami memastikan koordinasi intensif dengan seluruh pihak untuk menjamin kelancaran operasional selama masa transisi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan bagi para pengguna layanan. “Kami berharap masyarakat dapat mulai menyesuaikan diri dengan skema alur baru yang diterapkan. Semua penyesuaian ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan. Dukungan dan kedisiplinan pengguna sangat penting agar masa uji coba berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pelanggan,” tambah Ixfan.

Dengan beroperasinya gedung baru ini, Stasiun Rangkasbitung diharapkan semakin memperkuat konektivitas kawasan, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan

11 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

KAI: Lima Stasiun di Dekat Pelabuhan Catat Hampir 12 Juta Aktivitas Pelanggan

10 Oktober 2026 - 05:03 WIB

KAI Angkut 4,44 Juta Ton Petikemas, Naik 19,57 Persen

10 Oktober 2026 - 01:35 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tempatkan Petugas Jaga di Lima Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

10 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Trending di PERON