Menu

Mode Gelap
Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan KA Bukit Serelo Layani 141 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026, Mobilitas Sumsel Kian Terhubung Halal Bihalal KEMALA Jabotabek Beberapa Tokoh Langsa Nyanyikan Lagu Rumah Kita KA Progo Kian Diminati, Angkut 115 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026 FLS3N SMA Kota Depok 2026: Panggung Ekspresi 500 Pelajar, Merawat Kreativitas dan Jejak Budaya Subkhi “Smart” Muralis Magelang Borong Prestasi April, Karya Dipuji Namun Tetap Dikritisi

PERON

KAI Mudahkan Aktivitas Online Pelanggan, Imbau Gunakan Fasilitas Sesuai Ketentuan Demi Keselamatan Bersama

badge-check


 KAI Mudahkan Aktivitas Online Pelanggan, Imbau Gunakan Fasilitas Sesuai Ketentuan Demi Keselamatan Bersama Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, salah satunya dengan menghadirkan kemudahan dalam mendukung aktivitas digital selama perjalanan.

Selaras dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk tetap terhubung secara daring, KAI menyediakan berbagai fasilitas penunjang di area stasiun maupun di dalam kereta yang dapat dimanfaatkan pelanggan untuk bekerja, belajar, maupun berkomunikasi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI memahami pentingnya konektivitas digital bagi pelanggan, sehingga fasilitas yang tersedia dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus mendukung produktivitas selama perjalanan.

“Seiring perkembangan gaya hidup digital, pelanggan kini tidak hanya melakukan perjalanan, tetapi juga tetap menjalankan aktivitas secara online. Oleh karena itu, KAI menghadirkan fasilitas yang mendukung kebutuhan tersebut, baik di stasiun maupun di dalam kereta,” ujar Franoto.

Di area stasiun, pelanggan dapat memanfaatkan fasilitas charging station yang tersedia di ruang tunggu. Selain itu, sejumlah stasiun juga telah dilengkapi dengan coworking space yang memungkinkan pelanggan bekerja secara lebih nyaman sebelum keberangkatan.

Sementara itu, di dalam kereta, KAI menyediakan terminal stop kontak yang berada di bawah jendela. Pada kereta kelas eksekutif, fasilitas stop kontak juga tersedia di area kursi, tepatnya di bawah sandaran tangan, sehingga lebih mudah dijangkau tanpa mengganggu kenyamanan perjalanan.

Namun demikian, KAI menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang tersedia, khususnya stop kontak di dalam kereta, harus digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan. Fasilitas tersebut hanya diperuntukkan bagi perangkat berdaya rendah seperti telepon seluler, laptop, tablet, dan perangkat pendukung lainnya.

Penegasan ini menjadi penting menyusul adanya kejadian viral di media sosial terkait penggunaan peralatan listrik berdaya tinggi untuk memasak di dalam kereta. Tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan fasilitas yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan.

Franoto menjelaskan bahwa sistem kelistrikan kereta telah dirancang secara khusus dengan kapasitas terbatas untuk mendukung operasional utama perjalanan.

“Daya listrik di dalam kereta diprioritaskan untuk menunjang fasilitas utama seperti AC, penerangan, sistem pintu otomatis, serta perangkat informasi penumpang. Tidak tersedia kapasitas tambahan untuk penggunaan alat listrik berdaya besar,” jelasnya.

Perangkat seperti rice cooker, hair dryer, maupun alat dengan elemen pemanas lainnya memiliki konsumsi daya tinggi yang dapat memicu kelebihan beban (overload). Jika hal ini terjadi, sistem kelistrikan dapat mengalami gangguan atau trip, yang berdampak pada padamnya fasilitas utama dan terganggunya kenyamanan serta keselamatan perjalanan.

Lebih jauh, penggunaan alat listrik yang tidak sesuai juga berpotensi menimbulkan panas berlebih pada instalasi, korsleting, hingga risiko kebakaran, serta dapat menimbulkan asap di dalam ruang tertutup yang mengganggu penumpang lain.

“Kami menegaskan bahwa setiap fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta merupakan bagian dari sistem pelayanan yang harus dijaga bersama. Penyalahgunaan fasilitas tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan seluruh pelanggan,” tegas Franoto.

KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan fasilitas secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan tertib.

“Kenyamanan dan keselamatan perjalanan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh pelanggan. Mari bersama-sama menjaga fasilitas yang ada demi kebaikan bersama,” tutup Franoto.

KAI berharap seluruh pelanggan dapat semakin memahami pentingnya menjaga fasilitas publik serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu operasional maupun keselamatan perjalanan kereta api.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Bukit Serelo Layani 141 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026, Mobilitas Sumsel Kian Terhubung

26 April 2026 - 19:28 WIB

KA Progo Kian Diminati, Angkut 115 Ribu Penumpang pada Triwulan I 2026

26 April 2026 - 18:15 WIB

KAI Catat Lonjakan Penumpang di Stasiun Rogojampi, Mobilitas Warga Kian Tinggi

26 April 2026 - 11:52 WIB

Kick-Off KLIC FEST 2026 di Bundaran HI Meriah, Klaten Siap Jadi Pusat Festival Sepeda Dunia

26 April 2026 - 09:28 WIB

Ijen Ekspres Dorong Perjalanan Wisata Jawa Timur, Sajikan Lanskap Timur yang Terhubung dalam Satu Perjalanan

26 April 2026 - 06:48 WIB

Stasiun Gundih Jadi Penghubung Warga, Mobilitas di Grobogan Terus Meningkat

25 April 2026 - 17:46 WIB

KAI Services Ingatkan Penumpang KRL Jaga Ketertiban Selama Perjalanan

25 April 2026 - 17:26 WIB

Weekend Naik Kereta Api: Duduk Santai, Ngobrol Bareng, Nikmati Pemandangan Sepanjang Perjalanan

25 April 2026 - 16:57 WIB

Ada Parade Drumband, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Tulungagung

25 April 2026 - 08:51 WIB

KAI Gelar Seremoni Penanaman 4.500 Pohon di Subang, Perkuat Komitmen Lingkungan Berkelanjutan

24 April 2026 - 20:21 WIB

Trending di PERON