Menu

Mode Gelap
Hingga H-1 Lebaran, 10 Juta Orang Telah Mudik dengan Angkutan Umum Semarang Marak Ledakan Petasan pada Lebaran 2026, Seorang Bocah Meninggal dan 5 Terluka KAI: Kereta Api Angkut 1.9 Juta Pelanggan hingga Hari Lebaran Ini Warga Aceh Tamiang Salat Idulfitri di Masjid Sisa Lumpur Banjir Ratusan Jamaah Padati Sholat Idul Fitri di Masjid An-Nur Vila Besakih, Bekasi Arus Mudik Pelindo Regional 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang

ANJUNGAN

Gelar National Marpolex 2025, Indonesia  Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran di Laut

badge-check


 Salah satu armada yang digunakan saat Marpolex 2025 Perbesar

Salah satu armada yang digunakan saat Marpolex 2025

Wartatrans.com, BATAM –  Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut gelar Apel Gelar Pasukan National Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2025 di Batam, Selasa (18/11/2025).

Marpolex 2025 digelar sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi insiden tumpahan minyak di laut, yang pada tahun ini secara spesifik berfokus pada jalur perairan Batam dan Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Capt. Hendri Ginting menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi,  untuk memastikan respons darurat yang efektif dan terkoordinasi.

“Sinergi antarlembaga merupakan kunci keberhasilan respons keadaan darurat. Apel ini memastikan kesiapan personel, peralatan, dan efektivitas komando serta komunikasi dalam operasi penanggulangan,” tegasnya.

Tahun ini merupakan latihan skala nasional ke-16 yang bertujuan menguji dan mengevaluasi kemampuan serta prosedur penanggulangan tumpahan minyak di laut.

28 unsur termasuk ambulance yang berasal dari 17 institusi terlibat secara aktif, dengan total personel berjumlah kurang lebih 750 orang.

Ratusan personel yang diterjunkan antara lain Ditjen Perhubungan Laut, Komando Daerah Angkatan Laut  IV, Polairud Polda Kepri, Basarnas, Damkar, Bakamla, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), SKK Migas, dan PT Bintang 99 Persada.

Sementara itu, 26 kapal turut ikut serta dalam latihan ini, di antaranya KN Trisula, KN Sarotama, KN Rantos, KN Catamaran 508, RIB Basarnas, KAL Mapur, dan Patkamla Lobam.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga sebagai Inspektur Apel Marpolex 2025 Nyanyang Haris Pratamura menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap kegiatan latihan penanggulangan tumpahan minyak ini.

“Batam berada di jalur Selat Malaka dan Selat Singapura, yang menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia sehingga berisiko tinggi terhadap insiden pencemaran lintas batas,” ungkapnya.

Menjaga ruang laut dan keamanan maritim menurutnya, merupakan fokus utama bagi Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami mendukung penuh peningkatan kesiapsiagaan nasional, karena setiap insiden di laut berdampak pada masyarakat dan ekonomi daerah,” ujarnya.

Wagub menuturkan, dalam kurun waktu September sampai Februari biasanya terdapat potensi ancaman tumpahan minyak.

“Namun dalam dua tahun terakhir tidak ada insiden besar terkait pencemaran laut di Kepri berkat koordinasi erat Pemda dengan Ditjen Perhubungan Laut untuk menjaga maritim kita bersama,” ucapnya.

Sebagai anggota International Maritime Organization (IMO), Indonesia berkewajiban menjaga kesiapsiagaan nasional dalam penanggulangan pencemaran laut.

Direktur KPLP.Capt Hendri Ginting mengatakan, Indonesia juga wajib melaporkan setiap pelaksanaan latihan dan insiden pencemaran laut kepada IMO.

Hal ini, lanjutnya, dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi global dalam menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut.

“Keaktifan Indonesia dalam latihan kesiapsiagaan ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara maritim yang bertanggung jawab, berkomitmen pada standar internasional, dan siap menjaga keselamatan pelayaran global,” tutup Capt. Hendri. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hingga H-1 Lebaran, 10 Juta Orang Telah Mudik dengan Angkutan Umum

21 Maret 2026 - 18:23 WIB

Arus Mudik Pelindo Regional 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang

20 Maret 2026 - 23:49 WIB

Ayo Pesan Tiket dari Sekarang, Diskon Tarif Ferry Masih Tersedia

20 Maret 2026 - 20:40 WIB

Layanan Pelabuhan Kembali Dibuka, Gilimanuk Tetap Lancar dan Terkendali

20 Maret 2026 - 18:24 WIB

Kemenhub: Puncak Arus Mudik Terjadi pada H-3 Lebaran

20 Maret 2026 - 17:32 WIB

PELNI: Ayo Manfaatkan Sisa 28 Persen Kuota Dikson Tarif Sebelum Kehabisan

19 Maret 2026 - 17:48 WIB

ASDP Kendalikan Puncak Mudik, 163.603 Penumpang dan 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera 

19 Maret 2026 - 17:27 WIB

Kemenhub Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Pemudik saat Menuju Pelabuhan Gilimanuk

19 Maret 2026 - 14:13 WIB

ASDP: Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

19 Maret 2026 - 13:56 WIB

Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar, Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran

19 Maret 2026 - 13:42 WIB

Trending di ANJUNGAN