Menu

Mode Gelap
AI dan Diagnostik Presisi Pacu Industri Teknologi Kesehatan Volume Angkutan Retail KAI Meningkat, Tembus 146.617 Ton pada Januari-Juli 2026 Presiden Gerakan Pemuda Aceh Bersatu Kecam Amran, Desak Minta Maaf Kepada Mualeem: Jangan Lukai Martabat Aceh GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026 Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara KKP Perkuat Pengawasan dan Ketertelusuran Perikanan Tuna, 87 Kapal Pelanggar Ditindak

ANJUNGAN

Gelar National Marpolex 2025, Indonesia  Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Pencemaran di Laut

badge-check


 Salah satu armada yang digunakan saat Marpolex 2025 Perbesar

Salah satu armada yang digunakan saat Marpolex 2025

Wartatrans.com, BATAM –  Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut gelar Apel Gelar Pasukan National Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2025 di Batam, Selasa (18/11/2025).

Marpolex 2025 digelar sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi insiden tumpahan minyak di laut, yang pada tahun ini secara spesifik berfokus pada jalur perairan Batam dan Kepulauan Riau.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Capt. Hendri Ginting menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi,  untuk memastikan respons darurat yang efektif dan terkoordinasi.

“Sinergi antarlembaga merupakan kunci keberhasilan respons keadaan darurat. Apel ini memastikan kesiapan personel, peralatan, dan efektivitas komando serta komunikasi dalam operasi penanggulangan,” tegasnya.

Tahun ini merupakan latihan skala nasional ke-16 yang bertujuan menguji dan mengevaluasi kemampuan serta prosedur penanggulangan tumpahan minyak di laut.

28 unsur termasuk ambulance yang berasal dari 17 institusi terlibat secara aktif, dengan total personel berjumlah kurang lebih 750 orang.

Ratusan personel yang diterjunkan antara lain Ditjen Perhubungan Laut, Komando Daerah Angkatan Laut  IV, Polairud Polda Kepri, Basarnas, Damkar, Bakamla, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK), SKK Migas, dan PT Bintang 99 Persada.

Sementara itu, 26 kapal turut ikut serta dalam latihan ini, di antaranya KN Trisula, KN Sarotama, KN Rantos, KN Catamaran 508, RIB Basarnas, KAL Mapur, dan Patkamla Lobam.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga sebagai Inspektur Apel Marpolex 2025 Nyanyang Haris Pratamura menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap kegiatan latihan penanggulangan tumpahan minyak ini.

“Batam berada di jalur Selat Malaka dan Selat Singapura, yang menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk dunia sehingga berisiko tinggi terhadap insiden pencemaran lintas batas,” ungkapnya.

Menjaga ruang laut dan keamanan maritim menurutnya, merupakan fokus utama bagi Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami mendukung penuh peningkatan kesiapsiagaan nasional, karena setiap insiden di laut berdampak pada masyarakat dan ekonomi daerah,” ujarnya.

Wagub menuturkan, dalam kurun waktu September sampai Februari biasanya terdapat potensi ancaman tumpahan minyak.

“Namun dalam dua tahun terakhir tidak ada insiden besar terkait pencemaran laut di Kepri berkat koordinasi erat Pemda dengan Ditjen Perhubungan Laut untuk menjaga maritim kita bersama,” ucapnya.

Sebagai anggota International Maritime Organization (IMO), Indonesia berkewajiban menjaga kesiapsiagaan nasional dalam penanggulangan pencemaran laut.

Direktur KPLP.Capt Hendri Ginting mengatakan, Indonesia juga wajib melaporkan setiap pelaksanaan latihan dan insiden pencemaran laut kepada IMO.

Hal ini, lanjutnya, dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi global dalam menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan laut.

“Keaktifan Indonesia dalam latihan kesiapsiagaan ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara maritim yang bertanggung jawab, berkomitmen pada standar internasional, dan siap menjaga keselamatan pelayaran global,” tutup Capt. Hendri. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GEMBIRA dan KUAT Jadi Bukti Komitmen IPCC, Raih Penghargaan TJSL 2026

7 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, IPCM Teken Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara

7 Agustus 2026 - 23:08 WIB

PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report

7 Agustus 2026 - 17:51 WIB

BHS Sebut Sinergi Stakeholder Kunci Keselamatan Transportasi Laut

7 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

6 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Perkuat Mitigasi Risiko, IPC TPK Resmi Perpanjang Sinergi Hukum Bersama Kejari Jakut

6 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Pascainsiden KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub Audit Sistem Manajemen Keselamatan

6 Agustus 2026 - 05:21 WIB

6 Pelabuhan ASDP Sah Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional

5 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi

5 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Perkuat Arah Strategis Perusahaan, Pelindo Sinergi Lokaseva Gelar Town Hall Meeting 2026

5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Trending di ANJUNGAN