Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Hasnur Group Terjunkan TB Hasnur 09 Pramono Dorong Percepatan Pembangunan GSW Menuju Ekosistem Ekonomi Blockchain, Kota Bandung Siapkan 475 Angkot KLG Gratis Layanan TransJakarta Dijual Rp500 Ribu di Sosmed? Kemenekraf Gelar Bazar Sinema Rakyat Seharian di GOS Takengon

ANJUNGAN

Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12

badge-check


 Perkuat Peran sebagai Flag State, Indonesia Partisipasi dalam Sidang IMO SSE ke-12 Perbesar

Wartatrans.com, LONDON –  Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menegaskan peran strategis Indonesia di kancah maritim global melalui partisipasi aktif dalam sidang Sub-Committee on Ship Systems and Equipment (SSE) ke-12 yang diselenggarakan pada 9–13 Maret 2026 di Kantor Pusat International Maritime Organization (IMO), London, Inggris.

Delegasi Indonesia berpartisipasi secara fisik melalui perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, serta secara daring dari Indonesia dengan melibatkan unsur teknis Ditjen Perhubungan Laut yang diwakili Kasubdit Keselamatan Kapal Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Maltus Jackline Kapistrano, dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Kehadiran ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung pembentukan dan penguatan regulasi keselamatan pelayaran internasional.

Sidang SSE-12 dihadiri negara anggota IMO dan berbagai organisasi internasional, serta membahas isu strategis terkait sistem dan peralatan kapal.

Dalam sidang tersebut, sejumlah poin penting berhasil dicapai, antara lain kelanjutan pembahasan standar ventilasi sekoci untuk meningkatkan keselamatan, penyempurnaan pedoman inspeksi sistem pemadam CO₂ di kapal.

Selain itu pengembangan revisi SOLAS Chapter III dan LSA Code berbasis goal-based standards untuk proses evakuasi kapal, serta penguatan persyaratan liferaft pada kapal baru guna meningkatkan keselamatan dalam kondisi darurat.

Partisipasi aktif ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai implementer, tetapi juga sebagai kontributor dalam pembentukan standar keselamatan pelayaran global.

Sejalan dengan itu, Indonesia terus menunjukkan kinerja yang konsisten sebagai Flag State (Negara Bendera) atau negara tempat kapal terdaftar.

Sejak tahun 2020 hingga saat ini, Indonesia tetap berada dalam kategori White List IMO, yang ditetapkan berdasarkan penilaian kinerja sesuai standar Port State Control (PSC) yang berlaku, sebagaimana tercantum dalam Annual Report Tokyo MoU periode 2020–2024.

Kinerja tersebut juga diperkuat oleh hasil pengawasan Port State Control (PSC) di kawasan Asia-Pasifik.

Indonesia merupakan anggota aktif dalam Tokyo Memorandum of Understanding (Tokyo MoU) yang berperan dalam memastikan kapal-kapal yang beroperasi telah memenuhi standar internasional.

“Terkait keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan, serta kesejahteraan awak kapal,” katanya.

Bahkan, hingga Februari 2026 tidak terdapat kapal berbendera Indonesia yang masuk dalam daftar “under-performing ships”.

Hal ini mencerminkan peningkatan kualitas armada nasional serta efektivitas pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah sebagai Flag State.

Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud menyampaikan, capaian ini merupakan hasil dari kerja kolektif dan komitmen berkelanjutan seluruh pemangku kepentingan sektor maritim nasional.

Keikutsertaan aktif Indonesia dalam sidang IMO SSE-12 serta capaian kinerja Flag State yang semakin baik menunjukkan Indonesia tidak hanya patuh terhadap standar internasional, tetapi juga turut berperan dalam membentuknya.

“Ini menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai negara maritim yang kredibel dan bertanggung jawab di tingkat global,” ujar Dirjen Masyhud.

Ke depan, Ditjen Perhubungan Laut akan terus memperkuat peran Indonesia dalam forum IMO sekaligus meningkatkan kualitas armada kapal nasional, guna mendukung keselamatan pelayaran global dan mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ASDP Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

17 September 2026 - 18:33 WIB

Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Hasnur Group Terjunkan TB Hasnur 09

17 September 2026 - 17:17 WIB

Perluas Pencarian Penumpang KM Virgo Transport 8, Ditjen Hubla Kerahkan KN. Grantin P. 211

17 September 2026 - 15:28 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Memasuki Babak Baru sebagai Penggerak Integrasi Ekosistem Maritim

16 September 2026 - 22:41 WIB

Pelindo Regional 2 Buka Pintu bagi SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Perkenalkan Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa

16 September 2026 - 20:53 WIB

Pelindo Luncurkan Onshore Power Supply Kapasitas 500 kVA di Tanjung Priok

16 September 2026 - 20:47 WIB

Menhub Dudy Kumpulkan Jajaran Ditjen Hubla: Tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran!

16 September 2026 - 11:44 WIB

Laba Bersih PJM Grup Melonjak Hampir Dua kali Lipat, Tumbuh 99,43% Sepanjang Januari-Agustus 2026

16 September 2026 - 08:21 WIB

Kemenhub dan Tim SAR Optimalkan Pencarian 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 yang Tenggelam

15 September 2026 - 19:03 WIB

Trending di ANJUNGAN