Wartatrans.com, BANJARMASIN – Mendukung operasi pencarian dan pertolongan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Hasnur Group terjunkan TB Hasnur 09 sebagai dukungan kemanusiaan dan operasional bagi keluarga korban serta pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan insiden.
Dukungan tersebut juga dilakukan melalui penyaluran bantuan bagi keluarga korban, relawan, dan petugas, selain pengerahan TB Hasnur 09 PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS), bagian dari SBU Logistik Hasnur Group.

Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari, mengatakan dukungan terhadap penanganan musibah dilakukan melalui koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat di lapangan.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan berupaya memberikan dukungan yang dapat kami lakukan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu kebutuhan keluarga korban maupun pihak-pihak yang masih terlibat dalam proses penanganan di lapangan,” tutue Jayanti Sari dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
TB ini diterjunkan untuk membawa kebutuhan operasional dan perlengkapan penanda lokasi bangkai kapal pada Rabu (16/9/2026).
TB Hasnur 09 bergerak dari Tambatan Jayanti menuju Pelabuhan Trisakti, Kalimantan Selatan, untuk mengambil bantuan dan perlengkapan yang dibutuhkan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju perairan Taboneo.
Armada tersebut membawa sejumlah perlengkapan untuk mendukung operasi, antara lain drum oli, lampu warna merah, bendera Merah Putih, segel 20 mm, tali sir 2 inch, serta perlengkapan lainnya untuk penandaan lokasi bangkai kapal KM Virgo Transport 8.
“Perlengkapan tersebut kemudian diserahkan kepada kru KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk mendukung operasi bersama unsur SAR gabungan dan instansi terkait,” ujarnya.
Lebih lanjut, Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra menjelaskan, kebutuhan perlengkapan penanda lokasi tersebut disampaikan oleh KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk membantu memastikan lokasi bangkai kapal tidak menjadi bahaya bagi pelayaran.
“Kami meminta bantuan TB Hasnur 09 karena ada permintaan dari KRI I Gusti Ngurah Rai untuk mengirimkan pelampung penanda atau marker dari KM Virgo Transport 8 supaya tidak menjadi bahaya navigasi,” ungkapnya.
“Kami meminta bantuan Hasnur Group melalui TB Hasnur 09 untuk membawa pelampung suar dan perlengkapan lainnya yang nantinya akan dipasang di titik tenggelamnya KM Virgo.”
Dalam perjalanan tersebut, TB Hasnur 09 juga memobilisasi satu unit life raft milik KM Virgo Transport 8 yang sebelumnya ditemukan oleh KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
Life raft tersebut dibawa dari lokasi kejadian untuk diserahkan kepada Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin.
Selain itu, armada membawa kebutuhan pendukung bagi tim di lapangan berupa kantong jenazah dan logistik makanan.
Melalui UPZ Bakti Bersama, Hasnur Group juga menyalurkan makanan siap saji, roti, dan air minum bagi keluarga korban, relawan, dan petugas yang terlibat dalam proses penanganan insiden.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Selasa (15/9/2026), sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan mereka selama proses penanganan berlangsung.
Hasnur Group akan terus berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan unsur terkait untuk mendukung kebutuhan operasi pencarian, evakuasi, dan penanganan temuan yang berkaitan dengan KM Virgo Transport 8 sesuai perkembangan di lapangan.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin I Putu Sudayana menyampaikan bahwa benda-benda yang ditemukan dan berkaitan dengan kecelakaan perlu dievakuasi dari lokasi pencarian ke darat.
Langkah tersebut dilakukan agar area pencarian dapat lebih fokus pada upaya menemukan korban serta mengurangi potensi temuan berulang di lokasi kejadian. (omy)






























