Menu

Mode Gelap
Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar ÇAKIR Masuk Indonesia, Turki Buka Jalan Produksi Rudal Jelajah Lokal KIP Dorong Keterbukaan Informasi Tak Sekadar Predikat Informatif Teken Kerja Sama, Pelindo & IKM Perkuat Arus Nikel Kendari KRL Rangkasbitung Kembali Normal, 10 Perjalanan Sempat Terlambat hingga 52 Menit Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat

ANJUNGAN

Layanan Pelabuhan Kembali Dibuka, Gilimanuk Tetap Lancar dan Terkendali

badge-check


 Layanan di Pelabuhan Gilimanuk Perbesar

Layanan di Pelabuhan Gilimanuk

Wartatrans.com, GILIMANUK – Setelah penghentian operasional sementara dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi sejak Rabu (18/3) di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan Padangbai–Lembar, layanan penyeberangan kembali dibuka pada Jumat (20/3).

Untuknya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan layanan berjalan lancar.

Sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan pergerakan pasca-penutupan sementara, ASDP mengoperasikan 33 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk, yang terdiri dari 30 kapal reguler dan tiga kapal perbantuan jenis Landing Craft Machine (LCM) yang difokuskan untuk melayani kendaraan roda dua.

“Penguatan armada ini menjadi bagian dari strategi percepatan layanan, sekaligus menjaga ritme operasional agar tetap stabil di tengah peningkatan mobilitas masyarakat menjelang puncak Angkutan Lebaran,” jelas Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, Jumat (20/3/2026).

Dia menjelaskan, pengaturan operasional saat ini difokuskan pada kendaraan prioritas guna memastikan efisiensi layanan tetap terjaga.

“Fokus layanan kami arahkan pada kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan bus agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, pengoperasian kapal termasuk penjadwalan dan pola operasi merupakan kewenangan regulator, yakni BPTD.

Sementara itu, ASDP berperan memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta kelancaran layanan di area pelabuhan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan BPTD dan seluruh stakeholder, serta melakukan penyesuaian operasional secara real time di sisi pelabuhan, termasuk pengaturan distribusi kendaraan, agar tidak terjadi penumpukan dan layanan tetap berjalan lancar,” tambah Windy.

Tetap Stabil

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan bahwa upaya percepatan layanan di lapangan terus dioptimalkan untuk menjaga ritme operasional tetap stabil pasca dibukanya kembali layanan.

“Kami memastikan proses bongkar muat kapal dapat dipercepat dari rata-rata 35 menit menjadi sekitar 20 menit, sehingga perputaran kapal lebih cepat dan kapasitas layanan meningkat,” ulasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa kondisi di lapangan pasca pembukaan layanan terpantau cukup padat, namun tetap terkendali.

“Kendaraan, kami arahkan ke area parkir pelabuhan dan area manuver di depan pelabuhan, kemudian diberangkatkan secara bertahap ke dermaga. Dengan pola ini, arus tetap mengalir dan tidak terjadi antrean panjang keluar kawasan pelabuhan,” kata Arief.

Berdasarkan pemantauan di lapangan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 16.00 WITA, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau ramai lancar meski volume kendaraan meningkat. Optimalisasi buffer zone di Terminal Kargo Gilimanuk juga terus dilakukan untuk menjaga kepadatan tetap terkendali.

Saat ini, terpantau tidak ada antrean kendaraan di jalur utama menuju pelabuhan seiring dengan diterapkannya pemisahan jalur untuk mobil dan kendaraan besar seperti bus dan truk logistik.

Data Posko Gilimanuk pada periode H-2 (19 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 05.00 WITA) mencatat sebanyak 22 trip kapal telah beroperasi. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 2.029 orang atau meningkat 142,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan juga terjadi pada seluruh kategori kendaraan, yakni sepeda motor sebanyak 278 unit, kendaraan ringan 194 unit, truk 18 unit, dan bus 26 unit. Total kendaraan yang diseberangkan mencapai 516 unit atau tumbuh 85,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-2, jumlah penumpang tercatat mencapai 459.640 orang atau naik 7,4 persen, sedangkan total kendaraan mencapai 146.963 unit atau meningkat 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan penguatan kapasitas armada dan pengaturan operasional yang adaptif, ASDP terus memastikan layanan penyeberangan tetap andal, aman, dan tertib. Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga terus ditingkatkan guna menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik. ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas serta memanfaatkan fasilitas buffer zone yang telah disiapkan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Teken Kerja Sama, Pelindo & IKM Perkuat Arus Nikel Kendari

28 Agustus 2026 - 05:44 WIB

ASDP Sterilisasi Pelabuhan Merak, Perkuat Keselamatan dan Keamanan Kawasan

27 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi

26 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Jelang Kedatangan Kapal Garibaldi, Pangkalan TNI AL Bergerak 2 Fungsi

26 Agustus 2026 - 09:25 WIB

TNI AD dan AL Kerahkan Kapal Rumah Sakit ke NTT

25 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Bertransportasi di Kepulauan Riau

24 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda

24 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pelindo Semai Harapan di Langowan melalui Relawan Bakti BUMN Batch IX

24 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Alhamdulillah, Operasional Transportasi di Wilayah Kalimantan Berjalan Normal

24 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Trending di ANJUNGAN