Menu ✖

Mode Gelap
Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM ​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

BANDARA

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Bertransportasi di Kepulauan Riau

badge-check


 Menhub Dudy bersama jajaran di Batam Perbesar

Menhub Dudy bersama jajaran di Batam

Wartatrans.com, BATAM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumpulkan seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Perhubungan pada seluruh lingkup kerja Provinsi Kepulauan Riau, di Batam, Senin (24/8/2026).

Dia menginstruksikan kembali pentingnya peningkatan keselamatan pada moda transportasi darat, laut, serta udara.

“Kita bersama tahu bahwa Kepulauan Riau merupakan wilayah yang strategis serta sangat sibuk, terlebih pergerakan transportasi laut maupun udara. Ada peran strategis dan tanggung jawab besar Kemenhub yaitu keselamatan,” ujar Menhub Dudy.

Dia menginstruksikan kepada seluruh pegawai untuk mengampanyekan keselamatan dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi, termasuk media sosial dan edukasi langsung guna mencapai pemahaman, kepedulian, serta perubahan perilaku sesuai budaya keselamatan.

Langkah peningkatan keselamatan itu, tertuang pada Instruksi Menteri Perhubungan Nomor: IM 3 Tahun 2026.

Antara lain pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh terhadap sarana transportasi sesuai kewenangannya, pemeriksaan kelaikan secara random sebelum berangkat dan tiba sesuai standar keselamatan, pengawasan terhadap kepatuhan sistem keselamatan para operator sarana dan prasarana, serta pengawasan terhadap perawatan sarana transportasi sesuai tata cara yang ditetapkan.

Kemudian, perlu dilakukan juga evaluasi berkala terhadap prasarana transportasi sesuai standar operasional dan prosedur, koordinasi dan tindakan dini bila ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan/keamanan, pembinaan kepada aparatur/operator agar memahami tugas, tanggung jawab, dan kelaikan operasi, serta peningkatan pengawasan kepada seluruh aparat UPT agar memenuhi ketentuan perundang-undangan.

“Pastikan kendaraan laik jalan, anak buah kapal/kru pesawat sudah punya kompetensi sertifikasi, para stakeholder, owner kapal, tahu apa yang harus dilakukan. Ini yang saya harapkan, supaya kejadian-kejadian yg sudah kita lihat sebelumnya tidak terjadi lagi. Kita juga harus terus mengingatkan para penumpang,” katanya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, juga para kepala UPT darat, laut, serta udara se-Kepulauan Riau. (omy)

 

Baca Lainnya

DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM

19 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

19 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak Diperkuat

18 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Dampak Karhutla pada Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gandeng EIGER, Garuda Daur Ulang Pelampung dan Pelapis Kursi Pesawat jadi Koleksi Menarik

17 Oktober 2026 - 18:16 WIB

ASDP Jajaki Pembukaan Rute Dumai-Malaka

17 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Internasional di Singapura

17 Oktober 2026 - 09:04 WIB

IPC TPK Catat Arus Barang 2,8 Juta TEUs pada Q3 2026, Efisiensi Logistik Nasional Diperkuat

17 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Jumlah Marine Inspector Kemenhub Bertambah 90 Personel

17 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Trending di ANJUNGAN