Menu

Mode Gelap
Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

PERISTIWA

Gelombang Penolakan Pembangunan Pendopo Bupati Mempawah Terus Menguat

badge-check


 Gelombang Penolakan Pembangunan Pendopo Bupati Mempawah Terus Menguat Perbesar

Wartatrans.com, MEMPAWAH – Aksi penolakan terhadap rencana pembangunan pendopo rumah dinas Bupati Mempawah senilai Rp15 miliar kembali menguat. Demonstrasi yang digelar kelompok mahasiswa, pemuda, dan masyarakat telah memasuki jilid ketiga pada Senin (8/12/2025), dan diagendakan berlanjut ke jilid keempat.

Sejak pagi, ratusan massa mendatangi Kantor Bupati Mempawah untuk meminta klarifikasi langsung dari Bupati Erlina. Namun untuk ketiga kalinya, Bupati tidak hadir. Pemerintah Kabupaten menyampaikan bahwa Bupati tengah berada di Yogyakarta menghadiri seminar antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Absennya Bupati kembali memicu kekecewaan. Di tengah panas terik, para demonstran membentangkan spanduk bertuliskan kritik satir seperti “Pendopo Elit, Jalan Sulit” serta seruan keras agar rencana pembangunan dibatalkan.

Meski Bupati tidak hadir, massa diterima Wakil Bupati Juli Suryadi Burdadi, Ketua DPRD Safruddin, Sekda Ismail, serta sejumlah kepala OPD. Aksi berlangsung tertib.

Koordinator aksi, Muslim, menegaskan bahwa penolakan dilakukan karena anggaran Rp15 miliar dinilai tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, banyak persoalan mendesak seperti jalan rusak, fasilitas kesehatan terbatas, dan sekolah yang belum layak.

“Tidak ada kompromi. Kami membawa aspirasi rakyat. Pendopo tidak memiliki urgensi,” ujar Muslim dari atas mobil komando.

Aksi kali ini juga diwarnai kehadiran tokoh masyarakat yang jarang turun ke jalan, di antaranya Kepala Desa Antibar, Julkarnaidi. Kehadiran mereka dianggap simbol bahwa gelombang penolakan kini meluas ke lapisan masyarakat yang lebih beragam.

Sebelumnya, Kabag Humas dan Protokol Riski menyatakan bahwa ketidakhadiran Bupati murni karena agenda resmi KPK. Namun narasi lain di media sosial menyebutkan Bupati sengaja menghindari massa, memicu spekulasi tambahan di tengah publik.

Wakil Bupati Juli Suryadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan membuka forum dialog. “Ibu Bupati sudah menyampaikan kesediaan untuk menemui massa pada Selasa pukul 16.00 WIB. Aspirasi ini sudah didengar,” ujarnya.

Namun pengumuman tersebut justru memicu seruan mobilisasi lebih besar. Aliansi Mahasiswa, Pemuda, dan Masyarakat Bersatu mengajak warga Mempawah untuk turut mengawal dialog dan memastikan keputusan yang diambil berpihak kepada masyarakat.

Sejumlah warga menilai pembangunan pendopo bukan prioritas. “Kalau ekonomi masyarakat sudah kuat dan infrastruktur memadai, silakan bangun. Tapi sekarang? Itu bukan kebutuhan, itu kemewahan,” ujar seorang warga dari Kecamatan Sungai Pinyuh.

Gelombang penolakan terhadap pembangunan pendopo ini dinilai sebagai refleksi meningkatnya kritik publik terhadap arah pembangunan daerah. Masyarakat kini menanti pertemuan Selasa sore, yang dianggap sebagai momentum menentukan: apakah pemerintah akan mendengarkan suara rakyat atau tetap melanjutkan rencana pembangunan.

Aksi jilid keempat dijadwalkan berlangsung sore ini, menandai bahwa tekanan publik terhadap kebijakan tersebut belum menunjukkan tanda mereda.*** (LonyenkRap)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Trending di RAGAM