Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

BANDARA

Kemenhub Dorong Kolaborasi Regional Keselamatan Penerbangan

badge-check


 Shokhib (tengah) Perbesar

Shokhib (tengah)

Wartatrans.com, BALI – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan gelar 5th In-Person Meeting on Regional Data Sharing Initiative di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV, Bali, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama melalui Memorandum of Understanding (MoU) Regional Aviation Safety Data and Information Sharing Initiative, yang disepakati pada tahun 2024, sekaligus memperkuat harmonisasi proses dan standardisasi data keselamatan antarnegara.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan negara-negara di kawasan dalam penerapan pertukaran data keselamatan guna memperkuat pengawasan berbasis data (data-driven safety oversight) di kawasan Asia Pasifik.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Sokhib Al Rokhman menegaskan pentingnya kolaborasi regional dalam meningkatkan keselamatan penerbangan.

“Seiring perkembangan industri penerbangan, data menjadi instrumen penting dalam mendukung pengawasan yang efektif. Melalui inisiatif ini, kita mengambil langkah konkret menuju pendekatan keselamatan yang lebih terkoordinasi dan berbasis data,” ujar Sokhib di sela pembukaan acara.

Pertemuan ini dihadiri perwakilan regulator penerbangan lima negara ASEAN, yakni Indonesia sebagai tuan rumah, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina.

Turut hadir pula International Air Transport Association (IATA) dan European Union Aviation Safety Agency (EASA).

Sokhib, yang didampingi Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali dan Ketua Kantor Pelaksana State Safety Programme Indonesia, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antarnegara dalam pengumpulan dan pertukaran data keselamatan, termasuk pengembangan dashboard yang menampilkan tren keselamatan regional dan global.

“Kolaborasi ini menunjukkan apa yang dapat kita capai ketika bekerja bersama. Upaya kolektif dalam pengelolaan dan analisis data telah menghasilkan wawasan bermakna untuk mendukung peningkatan keselamatan penerbangan,” ucapnya.

Pertemuan membahas berbagai isu strategis keselamatan penerbangan yang termuat dalam laporan wajib (Mandatory Occurrence Report/MOR), termasuk analisis kejadian Ground Proximity Warning System (GPWS), pertukaran metodologi pemantauan Safety Performance Indicators (SPI), serta pengembangan dashboard analisis data keselamatan.

“Kami juga menyambut baik semakin luasnya partisipasi dalam inisiatif ini, yang memperkaya perspektif serta memperkuat kapasitas kolektif dalam meningkatkan keselamatan penerbangan,” ujar Sokhib.

Melalui pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmen untuk terus mendorong kolaborasi regional dan membangun sistem keselamatan penerbangan yang lebih kuat, terintegrasi, dan proaktif.

“Pertemuan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga kesempatan untuk saling belajar dan merumuskan langkah konkret ke depan dalam meningkatkan keselamatan penerbangan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarnegara dan pemangku kepentingan, serta mendukung terciptanya sistem keselamatan penerbangan yang berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan partisipasi langsung dan daring dari para pemangku kepentingan penerbangan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Besok, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Berkumandang Serentak di 37 Bandara InJourney Airports

16 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Dukung Penanganan Gempa NTT, AirNav Pastikan Layanan Navigasi Lancar

16 Agustus 2026 - 14:08 WIB

5 Bandara Terdampak Gempa di Kepulauan Flores NTT

15 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Penerbangan Perdana Garuda Indonesia Rute Bali-Bandung-Bali Banjir Penumpang

14 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Penuh Layani Pesawat Boeing 737-800

13 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Manfaatkan AI, INACA dan KIU Sosialisasi Solusi Mudah Penanganan Penumpang

13 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Trending di BANDARA