Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

JALUR

Momentum Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Keselamatan Berlalulintas

badge-check


 Momentum Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Keselamatan Berlalulintas Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan gelar kegiatan spesial Hari Kartini bertajuk “Glow with Safety 2026”.

Kegiatan ini bertujuan mendorong peran perempuan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan budaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan menilai perempuan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dan budaya keselamatan kepada anak-anak.

“Semakin tinggi kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas semakin terlihat kualitas peradaban suatu bangsa,” tuturnya, Selasa (21/4/2026).

Keselamatan berlalulintas kata dia, bukan hanya soal aturan tapi juga soal budaya saling menghargai, tertib, dan peduli keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Jadi budaya itu mencerminkan peradaban suatu bangsa, orang yang beradab pasti memahami aturan demi keselamatan.

Dirjen Aan menjelaskan, masalah keselamatan lalu lintas di jalan masih menjadi tantangan karena data Korlantas Polri menunjukkan adanya kenaikan jumlah kejadian kecelakaan sejak 2021 hingga 2025.

“Pada 2025 sendiri angkanya mencapai 158.508 kejadian. Kecelakaan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga berdampak pada potensi penurunan kesejahteraan keluarga akibat kepala keluarga menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Di Indonesia setiap satu jam, ada dua sampai tiga orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, dampaknya tidak hanya pada korban tapi juga keluarga yang ditinggalkan.

“Ini yang harus kita sadari dan pahami bersama kalau keselamatan lalu lintas di jalan sangat menentukan masa depan keluarga,” ucap dia.

Kemudian, masih dari sumber data yang sama memperlihatkan pada 2025 kelompok usia muda menjadi yang paling rentan, dengan 52% korban berusia 15-24 tahun.

Selain itu, sepeda motor masih mendominasi kecelakaan dengan kontribusi lebih dari 76% dari total kejadian.

“Kalau generasi mudanya menjadi korban kecelakaan, tentu ini akan berdampak pada masa depan bangsa, di sini lah ibu atau perempuan bisa berperan sebagai pendidik pertama yang menanamkan nilai disiplin, empati, dan kepatuhan terhadap aturan sejak dini. Peran ibu sangat fundamental dalam membentuk karakter anak, termasuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas,” beber dia.

Selain itu, perempuan juga dapat berperan sebagai pengawas mobilitas sehari-hari serta memberi contoh perilaku aman di jalan.

Dirjen Aan menambahkan, perempuan juga dinilai memiliki kekuatan sebagai agen perubahan di lingkungan sosial untuk menyebarkan edukasi keselamatan secara luas kepada masyarakat.

“Ibu-ibu memiliki jaringan sosial yang kuat yang bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Perempuan bukan hanya bagian dari korban tapi juga bagian dari solusi dalam menciptakan keselamatan di jalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Yusuf Nugroho turut menegaskan, kegiatan pada Hari Kartini ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat peran perempuan di sektor transportasi dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas.

“Perempuan bukan hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk budaya keselamatan. Karena itu, pemberdayaan perempuan sebagai agen perubahan menjadi sangat krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Melalui momentum peringatan Hari Kartini ini, perempuan diharapkan terus mengambil peran aktif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, demi menekan angka kecelakaan dan melindungi masa depan generasi bangsa. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gempa M7,7 NTT, Jaringan Jalan Flores Terdampak

16 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Hanya Rp100 Ribu, DAMRI Hubungkan Grand Metropolitan Bekasi dengan Bandara Soekarno-Hatta

14 Agustus 2026 - 06:58 WIB

DAMRI Berbagi Pengalaman Pengelolaan Bus Listrik, Dorong Transportasi Hijau di Indonesia

14 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Molinas Ramaikan Pilihan bagi Pengguna Motor Listrik

14 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Dukung Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen, DAMRI Hadirkan Layanan KSPN Kawah Ijen

12 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Pengamat: Penerapan Zero ODOL 2027, Akankah Sesuai Rencana?

11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Trans Saijaan Resmi Beroperasi, DAMRI Siap Perkuat Konektivitas Transportasi di Kotabaru

11 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Teknologi, Kemenhub Luncurkan ETLE HUB

10 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Kemenhub Catat hingga Agustus, 74,57% Kendaraan Angkutan Barang Patuhi Aturan

10 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Trending di JALUR