Menu

Mode Gelap
Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan Pertamina Patra Niaga Jelaskan Proses Distribusi dan Quality Control BBM di IT Jakarta kepada Pemimpin Redaksi Media Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional Akomodir Lonjakan Pemudik, KAI Daop 7 Madiun Operasikan KA Tambahan Lebaran 2026 Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta Libur Panjang Imlek, Penumpang KAD di Daop 7 Madiun Meningkat, Bakal Ada Atraksi Barongsai

NASIONAL

Gus Irfan Tinjau Embarkasi Haji Berbasis Hotel di Yogyakarta

badge-check


 Menhaj saat meninjau salah satu hotel di Yogya untuk Jemaah Haji Perbesar

Menhaj saat meninjau salah satu hotel di Yogya untuk Jemaah Haji

Wartatrans.com, YOGYAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf kunjungan kerja ke Provinsi DI Yogyakarta untuk meninjau dan memastikan fasilitas layanan hotel jemaah dalan rangka persiapan penyelenggaraan haji 1447H/2026M.

Gus Irfan meninjau fasilitas layanan hotel di antaranya Novotel dan Ibis Yogyakarta.

Menurutnya, DIY saat ini tengah bersiap memasuki babak baru penyelenggaraan ibadah haji nasional melalui konsep embarkasi haji berbasis hotel.

Ini setelah ditetapkannya Yogyakarta sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji seperti yang tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI nomor 15 tahun 2025.

“Kami ingin memastikan fasilitas dan layanan untuk jemaah haji harus sebaik-baiknya,” tegas Gus Irfan.

Pelayanan haji merupakan tanggung jawab negara yang melibatkan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Sukses penyelenggaraan haji bergantung pada kesigapan setiap unsur.

“Kami berharap seluruh pihak mempersiapkan diri dengan penuh dedikasi,” kata Gus Irfan.

Ditambahkannya, Hotel Ibis dan Novotel YIA disiapkan sebagai fasilitas setara asrama haji dengan standar pelayanan modern.

“Lebih dari 200 kamar akan digunakan untuk jemaah dan petugas dengan konfigurasi tiga orang per kamar. Ballroom serta 11 ruang pertemuan dipersiapkan sebagai pusat layanan yang mencakup kesehatan, dokumentasi, hingga proses pemberangkatan,” urainya.

Dijelaskan Gus Irfan, operasional Embarkasi Haji DIY ditargetkan mulai beroperasi tahun 2026, dengan melayani jamaah dari DIY dan sebagian Jawa Tengah.

“Embarkasi ini diharapkan dapat memangkas jarak dan waktu tempuh jamaah, mengurangi kepadatan di embarkasi lain, serta mengoptimalkan fungsi Bandara Internasional Yogyakarta,” tutup Gus Irfan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg di Libur Panjang Imlek dan Ramadhan

16 Februari 2026 - 21:17 WIB

Produk Perikanan Indonesia Makin Bernilai di Pasar Internasional

16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kementerian-KP Pastikan Kemudahan Izin, 433 Kapal Purse Seine Siap Melaut dari Jakarta

16 Februari 2026 - 20:34 WIB

Sesuaikan Selera Jemaah Haji, Kemenhaj Pastikan Standar Dapur di Makkah Bercita Rasa Nusantara

16 Februari 2026 - 09:22 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Trending di ANJUNGAN