Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

EKOBIS

Hadiah Tahun Baru 2026, Klinik Utama SMM Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

badge-check


 Layanan di Klinik Utama Sentra Medika Maritim Perbesar

Layanan di Klinik Utama Sentra Medika Maritim

Wartatrans.com, JAKARTA – Klinik Utama Sentra Maritim Medika (SMM) yang dikelola oleh Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) memeroleh “hadiah” tahun baru 2026.

Ya, sebagai unit kerja di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, resmi meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan, sebagai predikat tertinggi dalam sistem akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan.

“Capaian ini menjadi prestasi awal di tahun 2026 sekaligus menandai peningkatan kelas dan mutu layanan kesehatan maritim yang dikelola BKKP,” tutur Kepala BKKP Wisnu Wardana, Kamis (1/1/2026).

Keberhasilan tersebut menurutnya, merupakan hasil dari proses panjang dan berkelanjutan yang diinisiasi pada tahun 2025, melalui tahapan persiapan, pembenahan, dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan klinik.

Dalam perjalanannya, Klinik Utama SMM menghadapi berbagai tantangan, antara lain penyesuaian terhadap standar akreditasi yang terus berkembang.

Selain itu juga penguatan tata kelola klinik sesuai regulasi kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) lintas profesi, hingga pembangunan budaya mutu dan keselamatan pasien yang konsisten dalam praktik sehari-hari.

Tantangan lainnya mencakup integrasi sistem pelayanan, pemenuhan sarana dan prasarana, disiplin dokumentasi, serta konsistensi penerapan standar operasional prosedur di seluruh lini layanan.

Sebelum meraih Akreditasi Paripurna, Klinik Utama SMM juga telah lebih dahulu memeroleh sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, yang menegaskan komitmen klinik dalam menerapkan manajemen berbasis mutu, kepuasan pengguna jasa, dan perbaikan berkelanjutan.

Sertifikasi ISO 9001:2015 tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesiapan sistem dan tata kelola klinik hingga mampu memenuhi standar akreditasi tertinggi dari Kementerian Kesehatan.

Melalui komitmen pimpinan dan kerja kolektif seluruh jajaran, berbagai tantangan tersebut dijawab dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), penguatan manajemen risiko, audit mutu internal yang berkesinambungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Upaya ini mengantarkan Klinik Utama SMM dinyatakan memenuhi dan melampaui standar nasional pelayanan kesehatan, baik dari aspek manajemen, pelayanan klinis, maupun keselamatan pasien,” ucap dia.

Selama ini, dikatakannya, Klinik Utama SMM secara konsisten menggelar berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan kesehatan pelaut dan awak kapal (medical check-up pelaut), layanan kesehatan kerja dan ketenagakerjaan, pemeriksaan kesehatan umum, layanan rujukan dasar, layanan penunjang medis, serta layanan promotif dan preventif kesehatan bagi masyarakat maritim.

“Layanan tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sektor pelayaran, kepelabuhanan, dan masyarakat maritim secara profesional dan terstandar,” ujar Wisnu.

Pencapaian Akreditasi Paripurna ini juga memiliki makna strategis dalam konteks reformasi birokrasi dan kesiapan penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Standar mutu dan tata kelola yang telah terpenuhi mencerminkan kesiapan organisasi dalam menjalankan pelayanan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kinerja, sekaligus menjadi fondasi penguatan transformasi layanan BKKP ke depan.

Akreditasi Paripurna tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Desember 2030, dan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan Klinik Utama SMM.

Dia menegaskan bahwa capaian ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sarat tantangan dan pembelajaran organisasi.

Keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna yang didukung oleh penerapan ISO 9001 sebelumnya merupakan bukti komitmen BKKP dan Klinik Utama SMM dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien, dan profesionalisme, sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat transformasi layanan kesehatan maritim yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (omy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Pascagempa 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Beroperasi Kembali

2 April 2026 - 19:25 WIB

Gempa Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali

2 April 2026 - 18:41 WIB

KSOP Muara Angke Catat Keberhasilan Angkutan Laut Lebaran 2026, Lebih dari 27 Ribu Penumpang Terlayani

2 April 2026 - 17:12 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Garuda Indonesia Sebut Kinerja Positif GMFI jadi Sinyal Kuat Pemulihan Grup

2 April 2026 - 15:59 WIB

Siaga Libur Paskah, Layanan ASDP Rute Hunimua–Waipirit  Beroperasi 24 Jam

2 April 2026 - 15:45 WIB

Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

2 April 2026 - 09:10 WIB

Wamenpar: Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Naik 6,3%

2 April 2026 - 05:26 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

Trending di EKOBIS