Menu

Mode Gelap
Bogor Line Layani 78,08 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, KAI Perkuat Kapasitas Stasiun Bogor dengan SF12 Jika Tarif Transjakarta Naik, Jakarta Terancam Hadapi Gelombang Kemacetan Baru Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

RAGAM

Hutan Kota Mulai Terwujud di Rancabungur, Bupati Bogor Targetkan Tiap Kecamatan Miliki Ruang Hijau

badge-check


 Hutan Kota Mulai Terwujud di Rancabungur, Bupati Bogor Targetkan Tiap Kecamatan Miliki Ruang Hijau Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merealisasikan pembangunan hutan kota di setiap kecamatan. Salah satu wujud awal program tersebut terlihat di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, yang kini memiliki kawasan hutan kota seluas sekitar satu hektare.

Hutan kota itu berada di Desa Rancabungur, tepatnya di area sekitar jembatan rawayan. Di lahan tersebut telah ditanami ratusan bibit pohon dari berbagai jenis, termasuk pohon bungur yang merupakan tanaman endemik setempat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan hutan kota merupakan bagian dari instruksi yang akan dijalankan secara bertahap mulai 2026. Pemerintah daerah menargetkan setiap kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki ruang hijau berupa hutan kota, dengan luasan yang disesuaikan dengan ketersediaan lahan di masing-masing wilayah.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana dan dampak perubahan iklim,” ujar Rudy.

Selain pembangunan hutan kota, Pemkab Bogor juga akan memfokuskan gerakan penghijauan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), seperti DAS Ciliwung, Cikeas, Cisadane, dan Cileungsi. Penghijauan di wilayah tersebut dinilai penting untuk menekan potensi banjir serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Rudy berharap, keberadaan hutan kota dan penguatan kawasan hijau di DAS dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di RAGAM