Wartatrans.com, LHOKSEUMAWE — Sejumlah jamaah umrah asal Kota Lhokseumawe diberangkatkan menuju Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, pada Selasa (1/4/2026). Keberangkatan ini menjadi penutup perjalanan jamaah di bulan Syawal tahun ini, dengan rencana penerbangan langsung ke Madinah tanpa transit pada hari berikutnya.
Dalam keterangan yang beredar di kalangan jamaah, perjalanan menuju Tanah Suci difasilitasi oleh PT Al Qaaf. Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa penerbangan langsung dari Aceh ke Madinah direncanakan kembali dibuka pada Juli mendatang melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 6,5 jam menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Keberangkatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain kemudahan akses penerbangan, muncul pula berbagai penawaran program perjalanan umrah dan haji plus yang diklaim semakin terjangkau.
Beberapa agen travel seperti Travel Bir Ali, Al Qaaf, dan Azzikra disebut turut menawarkan skema pendaftaran dengan uang muka relatif ringan. Bahkan, terdapat pula sistem pemasaran berbasis jaringan yang memungkinkan calon jamaah memperoleh komisi dengan mengajak orang lain mendaftar.
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam memilih biro perjalanan. Pastikan agen travel memiliki izin resmi serta terdaftar di Kementerian Agama, guna menghindari potensi penipuan atau praktik yang merugikan calon jamaah.
Pemerintah sendiri terus mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan penawaran biaya murah tanpa kejelasan legalitas dan fasilitas. Transparansi, rekam jejak perusahaan, serta kepastian jadwal keberangkatan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan berangkat ke Tanah Suci.
Dengan meningkatnya minat umrah di berbagai daerah, termasuk Aceh, diharapkan penyelenggaraan perjalanan ibadah ini dapat berjalan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.*** (Jasa)

























