Menu

Mode Gelap
IPC TPK Salurkan 4 Gerobak Sampah, Perkuat Kepedulian Lingkungan di Palembang Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, KAI Services Regional 6 Yogyakarta Gelar Fun Walk Menjelang Doa Bersama 21 Tahun Perjanjian Damai, Masjid Raya dibanjiri Rakyat Aceh KAI Wisata Hadirkan Promo HUT RI ke-81, Ada Diskon 17% hingga Kereta Panoramic Presiden GPAB: Jika Data Mentan Tidak Utuh, Amran Harus Minta Maaf kepada Rakyat Aceh Perankan Tan Malaka, Tanta Ginting Temukan Banyak Sisi yang Belum Banyak Diketahui

PERON

Jelang Long Weekend , KCIC Tingkatkan Keandalan Whoosh melalui Pemeriksaan Rel Berbasis Teknologi Tinggi

badge-check


 Jelang Long Weekend , KCIC Tingkatkan Keandalan Whoosh melalui Pemeriksaan Rel Berbasis Teknologi Tinggi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC memanfaatkan teknologi tinggi Rail Flaw Detection Vehicle atau RFD untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi rel Whoosh. Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi potensi cacat pada rel secara dini sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan perjalanan kereta cepat.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pemeriksaan dan perawatan berkala menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta keandalan operasional Whoosh. Sejak mulai beroperasi pada 2023, Whoosh mencatatkan zero accident dan menjaga tingkat ketepatan waktu perjalanan di angka sekitar 99%.

“Keselamatan perjalanan merupakan prioritas utama KCIC. Karena itu, pemeriksaan prasarana dilakukan secara rutin dan terukur, termasuk dengan memanfaatkan teknologi tinggi seperti Rail Flaw Detection Vehicle. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen KCIC dalam menjaga layanan Whoosh tetap aman, andal, dan tepat waktu bagi masyarakat,” ujar Eva pada Jumat (22/5/2026).

Pemeriksaan menggunakan RFD dilakukan pada jalur Whoosh sepanjang 142 km, baik pada sisi kanan maupun kiri atau dua arah perjalanan. Pemeriksaan cacat rel mencakup pengecekan sambungan, penampang rel, serta potensi kecacatan seperti goresan atau anomali lain pada rel. Selain itu, pemeriksaan juga memperhatikan kondisi komponen pendukung di lintas, termasuk kabel-kabel persinyalan yang berada di area jalur.

Pemeriksaan RFD dilakukan setiap dua bulan sekali dengan kecepatan operasi sekitar 80 km per jam. Dalam satu kali kegiatan pemeriksaan pulang-pergi, RFD membutuhkan waktu kerja sekitar 3,5 jam dan dilakukan pada window time, yaitu saat seluruh perjalanan Whoosh telah selesai beroperasi, sehingga tidak mengganggu layanan kepada penumpang.

Pengoperasian RFD saat ini telah dilakukan sepenuhnya oleh 8 personel Indonesia setelah melalui proses transfer knowledge dari tenaga profesional. Tim tersebut terdiri dari driver, petugas pemeriksaan, serta petugas analisis yang bertugas memastikan data hasil pemeriksaan dapat dibaca dan ditindaklanjuti dengan tepat.

Data hasil pemeriksaan RFD kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi temuan pada rel maupun komponen pendukung di lintas. Hasil analisis tersebut menjadi dasar bagi petugas perawatan jalur di lapangan untuk melakukan tindak lanjut secara langsung sesuai kebutuhan.

Selain untuk pemeriksaan berkala, RFD juga dapat digunakan untuk pengecekan lintas apabila terjadi kondisi tertentu yang berpotensi memengaruhi prasarana, seperti bencana alam, gempa bumi, badai, atau cuaca ekstrem. Dalam kondisi tersebut, sarana ini dapat dikerahkan untuk memastikan kondisi jalur tetap aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan secara normal.

Selain RFD, KCIC juga memiliki rangkaian teknologi perawatan dan pemeriksaan lain melalui CIT yang mencakup pemeriksaan track geometry, sinyal, telekomunikasi, serta Listrik Aliran Atas atau LAA. Seluruh sistem ini menjadi bagian dari perawatan berlapis untuk menjaga keandalan prasarana Whoosh.

Eva menambahkan, pemanfaatan teknologi modern dalam perawatan prasarana tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran operasional, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan di lingkungan KCIC.

“Melalui pemanfaatan teknologi tinggi, perawatan berkala, serta pengoperasian oleh personel Indonesia, KCIC terus berkomitmen menghadirkan layanan kereta cepat yang aman, andal, tepat waktu, dan berstandar tinggi bagi masyarakat,” tutup Eva.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Meriahkan Hari Kemerdekaan RI, KAI Services Regional 6 Yogyakarta Gelar Fun Walk

14 Agustus 2026 - 23:52 WIB

KAI Wisata Hadirkan Promo HUT RI ke-81, Ada Diskon 17% hingga Kereta Panoramic

14 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Long Weekend HUT RI, KCIC Operasikan hingga 62 Perjalanan Whoosh per Hari

14 Agustus 2026 - 19:31 WIB

KAI Buka Penjualan 67.120 Tiket KA Ekonomi Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus

14 Agustus 2026 - 19:07 WIB

KAI Jaga Keterjangkauan Mobilitas, Transportasi Publik Bantu Masyarakat Mengelola Biaya Perjalanan

14 Agustus 2026 - 08:03 WIB

LOPI Gandeng CRRC China, Target Angkutan Barang Kereta Indonesia

14 Agustus 2026 - 04:44 WIB

KAI Group Perkuat Ekosistem Transportasi, 307,86 Juta Pelanggan Dilayani hingga Juli

13 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Ketepatan Waktu Whoosh Capai 99,4 Persen, KCIC Klaim Layanan Makin Andal

13 Agustus 2026 - 23:23 WIB

Merah Putih Berkibar di Kereta Api, KAI Daop 1 Jakarta Hadirkan Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

13 Agustus 2026 - 23:16 WIB

KAI Siapkan Suku Cadang Rp1,23 Triliun, Dukung Pemeliharaan 12.856 Sarana

13 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Trending di PERON