Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Komunitas Sadulur Spoor melakukan sialisasikan keselamatan kepada para pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang JPL 78 Bekasi, Ahad (1/2/2026).
Keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian serius seiring tingginya mobilitas masyarakat dan padatnya arus lalu lintas. Kegiatan tersebut menyasar para pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama.
“Perlintasan sebidang adalah titik rawan yang mempertemukan dua kepentingan mobilitas. Ketika disiplin diabaikan, risikonya bukan hanya pada perjalanan kereta api, tetapi juga pada keselamatan pengguna jalan itu sendiri,” ujarnya, Ahad.
Dalam sosialisasi ini, KAI dan relawan komunitas mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas dengan berhenti sejenak, memperhatikan kondisi kiri dan kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api yang melintas.
Sosialisasi dilakukan secara langsung dan komunikatif melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan serta penyampaian pesan menggunakan pengeras suara.
Petugas KAI bersama relawan Komunitas Sadulur Spoor secara bergantian mengingatkan pengguna jalan bahwa kereta api memiliki jarak pengereman yang panjang dan tidak dapat berhenti secara mendadak.
Langkah edukatif tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi yang secara konsisten dilakukan KAI Daop 1 Jakarta untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus melindungi masyarakat pengguna jalan.
KAI menilai edukasi berkelanjutan penting dilakukan, mengingat masih ditemukannya pelanggaran di perlintasan sebidang, seperti menerobos palang pintu atau mengabaikan rambu peringatan.
Dari sisi regulasi, KAI menegaskan bahwa ketentuan keselamatan di perlintasan sebidang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang menyatakan bahwa perjalanan kereta api memiliki prioritas utama dan wajib didahulukan oleh seluruh pengguna jalan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Daop 1 Jakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat, sehingga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dapat terwujud secara berkelanjutan.(****)






















