Menu

Mode Gelap
Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Perketat Keselamatan Jalur KA Sepanjang 2025, Sterilisasi Aset hingga Tutup 40 Perlintasan Ilegal

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Perketat Keselamatan Jalur KA Sepanjang 2025, Sterilisasi Aset hingga Tutup 40 Perlintasan Ilegal Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus memperkuat program keselamatan perjalanan kereta api melalui berbagai langkah strategis yang dijalankan sepanjang tahun 2025. Upaya ini sejalan dengan semangat “KAI Semakin Melayani” yang menempatkan keselamatan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama.

Berbagai program yang dijalankan meliputi sterilisasi aset jalur KA, penertiban bangunan liar, penutupan perlintasan sebidang ilegal, sosialisasi keselamatan di sekolah dan kepada pengguna jalan, hingga perbaikan geometri jalur KA dan fasilitas keselamatan. Seluruh program tersebut dilaksanakan secara masif dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas, dan masyarakat.

Pada Kamis (4/12), KAI Daop 1 Jakarta kembali melaksanakan penertiban bangunan liar di ruang operasi kereta api, tepatnya di JPL 194A Pasar Baru Cikampek, Kabupaten Karawang. Lokasi ini merupakan salah satu titik rawan yang ditetapkan untuk disterilisasi pada 2025.

Penertiban menyasar bangunan non-permanen yang mengganggu jarak pandang masinis dan membahayakan aktivitas perjalanan kereta api. PYMT Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Detty Nurfatma Kusumah, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari program keselamatan yang dilakukan secara tegas dan berkelanjutan.

“Penertiban bangunan liar di ruang operasi kereta api adalah upaya yang konsisten kami lakukan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka kembali perlintasan sebidang yang sudah ditutup dan tidak mendirikan bangunan di area milik PT KAI. Keselamatan merupakan prioritas dan membutuhkan dukungan semua pihak,” ujar Detty.

Dalam operasi ini, tim gabungan membongkar bangunan liar, memasang pagar sterilisasi, menata ulang marka jalan, hingga mengaktifkan kembali palang pintu sisi barat yang sempat tidak berfungsi akibat aktivitas ilegal. Program sterilisasi ini menargetkan 15 titik rawan pada 2025, dengan fokus penanganan terbesar pada Mei sebanyak 6 titik dan Juni sebanyak 3 titik.

KAI menegaskan bahwa setiap aktivitas yang mengganggu ruang bebas jalur KA memiliki konsekuensi hukum sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Detty menjelaskan bahwa Pasal 178 melarang pembangunan yang mengganggu pandangan bebas dan membahayakan perjalanan kereta api. Pelanggaran dapat dikenai pidana penjara hingga 1 tahun atau denda maksimal Rp100 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 192.

Sepanjang 2025, KAI Daop 1 Jakarta juga menutup 40 titik perlintasan sebidang ilegal di sejumlah wilayah sebagai upaya mengurangi potensi kecelakaan. Penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko dan sejalan dengan program nasional peningkatan keselamatan transportasi.

Upaya peningkatan budaya keselamatan turut diperkuat melalui sosialisasi ke sekolah untuk menanamkan kesadaran sejak dini, serta edukasi langsung kepada pengguna jalan mengenai tata cara melintas yang benar di perlintasan sebidang. KAI juga menggandeng komunitas Railfans, aparat kepolisian, dan organisasi masyarakat untuk memperluas jangkauan edukasi.

Selain penertiban dan edukasi, Daop 1 Jakarta secara rutin melakukan perbaikan geometri jalur KA, peremajaan prasarana, dan penataan ulang fasilitas keselamatan di titik rawan guna memastikan kestabilan dan keamanan perjalanan kereta api.

Komitmen ini mendapatkan pengakuan pemerintah melalui pemberian Sertifikat Keamanan Level 2 untuk Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala BNPT Komjen Pol (P) Eddy Hartono, pada Senin (1/12/2025) di Garden Hall The Sultan Hotel & Residence Jakarta.

Melalui langkah sterilisasi aset, penutupan perlintasan ilegal, sosialisasi keselamatan, peningkatan sarana prasarana, serta pengakuan resmi dari pemerintah, KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kereta api.

“Kami akan terus memperkuat sisi keselamatan, layanan, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar operasional kereta api semakin aman, andal, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Detty.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Trending di PERON