Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyalurkan dana sebesar Rp778.634.000 melalui Program Bina Lingkungan (BL) sepanjang tahun 2025.
Penyaluran dana ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa angka tersebut meningkat 16,8 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp666.396.000.
“Kenaikan ini mencerminkan konsistensi dan komitmen KAI dalam memperluas manfaat sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah sektor strategis, antara lain pendidikan, sosial-keagamaan, lingkungan, kesehatan, dan fasilitas umum. Kegiatan mencakup pengembangan sarana pendidikan, pembangunan tempat ibadah, penanaman sejuta pohon melalui program Green Station, peningkatan layanan kesehatan, dukungan program penurunan stunting, serta pembangunan fasilitas publik.
Tohari menambahkan bahwa selain bantuan fisik, program ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui sinergi dengan pemda, kami ingin memperkuat hubungan dan mendukung kelancaran serta keberlanjutan operasional perkeretaapian,” tuturnya.
KAI menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi, tetapi juga aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program TJSL ini akan terus dijalankan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.(****)



























