Menu

Mode Gelap
Dudy Purwagandhi: Kemenhub Siap Dukung Audit BPK Tahun 2025 KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapan Awak KA Sambut Lonjakan Lebaran 2026 Tiket KA Reguler Lebaran Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Libur Lebaran Sejak Dini Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 1 Jakarta Buka Pemesanan hingga H+1 KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Kejati DKI Jakarta Tangani Permasalahan Hukum dan Pengamanan Aset INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Uncategorized

KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapan Awak KA Sambut Lonjakan Lebaran 2026

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kesiapan Awak KA Sambut Lonjakan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mematangkan persiapan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 dengan memperkuat keandalan sarana, prasarana, serta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan transportasi kereta api berjalan aman, andal, dan lancar di tengah potensi lonjakan penumpang.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh yakni melalui penyelenggaraan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Manual Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan kesiapan mental dan teknis personel lapangan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa diklat tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional. Menurutnya, keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama yang harus didukung oleh SDM yang kompeten.

“Tujuan utama dari Diklat Refreshing ASP ini adalah meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan awak sarana dalam menghadapi berbagai kondisi operasional di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api adalah yang utama, dan itu dimulai dari SDM yang kompeten,” ujar Tohari.

Selama tiga hari pelatihan, peserta memperoleh pembekalan intensif yang mencakup penyegaran budaya keselamatan (safety refreshing) oleh Tim Safety Inspector, pendalaman regulasi operasional terkait tugas dan wewenang Awak Sarana, serta materi teknis penanganan gangguan operasional di lintas. Materi teknis tersebut difokuskan pada penanganan gangguan pada lokomotif jenis CC 201, CC 203, dan CC 204.

Sebagai penutup rangkaian diklat, para peserta mengikuti praktik simulasi penanganan gangguan operasional secara langsung pada lokomotif. Simulasi ini dirancang untuk melatih ketepatan dan kecepatan awak kereta api dalam menerapkan pedoman kerja saat menghadapi kondisi tidak normal atau darurat di lintas.

Melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat menghasilkan SDM yang profesional dan siap mendukung operasional perkeretaapian yang selamat dan andal selama masa Angkutan Lebaran 2026.

“Kami ingin masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api pada masa Lebaran nanti merasa aman dan nyaman. Daop 7 Madiun senantiasa berkomitmen menyediakan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu,” tutup Tohari.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiket KA Reguler Lebaran Masih Tersedia, KAI Ajak Masyarakat Rencanakan Libur Lebaran Sejak Dini

6 Februari 2026 - 11:33 WIB

Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 1 Jakarta Buka Pemesanan hingga H+1

5 Februari 2026 - 20:33 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gandeng Kejati DKI Jakarta Tangani Permasalahan Hukum dan Pengamanan Aset

5 Februari 2026 - 20:24 WIB

Peringati Bulan K3 Nasional, KAI Daop 6 Yogyakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis di Area Stasiun

5 Februari 2026 - 12:33 WIB

Loko Café by KAI Services Gelar Pembinaan Praja Praji untuk Tingkatkan Pelayanan di 2026

5 Februari 2026 - 12:26 WIB

Trending di Uncategorized