Menu

Mode Gelap
Perayaan Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Penyeberangan di Lintas Jawa-Bali-Lombok 18-19 Maret STIP Mantapkan Langkah jadi World Class Maritime Institute 30% Tiket Diskon PELNI Sudah Terjual hingga Hari ini Bupati Fadia Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkembang Mitos Ini di Pekalongan Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah Kemenhub: 841 Kapal Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

PERON

KAI Perkuat Pasokan Batu Bara untuk Menjaga Keandalan Listrik Nasional Jelang Nataru

badge-check


 KAI Perkuat Pasokan Batu Bara untuk Menjaga Keandalan Listrik Nasional Jelang Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kelancaran pasokan energi nasional menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Melalui layanan angkutan batu bara, KAI menjaga suplai bahan bakar bagi pembangkit listrik di Jawa dan Bali yang menjadi pusat konsumsi energi selama periode puncak mobilitas masyarakat. Sepanjang Januari–November 2025, KAI telah mengangkut 52.722.455 ton batu bara, naik 4,3% dibanding periode yang sama tahun 2024 sebanyak 50.557.029 ton.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa angkutan batu bara berbasis rel memegang peranan vital dalam menjaga keandalan listrik nasional. Batu bara yang dikirim melalui jalur kereta api memasok PLTU di Jawa dan Bali yang mengalirkan energi bagi sekitar 158 juta penduduk. Stabilitas pasokan listrik ini penting untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar menjelang dan selama masa Nataru.

Energi listrik yang disuplai pembangkit menopang kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penerangan rumah tangga, operasional UMKM, proses pembelajaran di sekolah, hingga kelancaran layanan kesehatan. Setiap rangkaian batu bara yang diangkut KAI turut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas masyarakat di berbagai sektor tersebut.

Efektivitas layanan angkutan berbasis rel merupakan kunci keberlanjutan pasokan. Satu rangkaian KA barang di Pulau Jawa dapat membawa hingga 30 gerbong, masing-masing berkapasitas 42 ton, sehingga mampu mengirimkan volume besar dalam satu perjalanan. Jalur rel yang bebas hambatan dan memiliki prioritas perjalanan memastikan waktu tempuh lebih stabil serta distribusi energi lebih tepat waktu. Selain itu, semakin banyak distribusi barang yang dialihkan ke moda kereta api berkontribusi mengurangi beban jalan raya, menjaga umur infrastruktur, serta menekan potensi kemacetan akibat lalu lintas kendaraan angkutan berat.

Untuk menjaga kontinuitas pasokan energi jelang puncak kebutuhan listrik akhir tahun, KAI menjalankan penjadwalan angkutan batu bara secara presisi. KAI berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan dan operator pembangkit untuk memastikan distribusi berjalan sesuai rencana. Strategi ini memperkuat kesiapan sistem kelistrikan nasional dalam menghadapi lonjakan konsumsi selama periode Nataru.

Ke depan, KAI terus menyiapkan penguatan kapasitas angkutan barang guna mendukung ketahanan logistik energi. Target pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 15% pada tahun 2029 mencakup proyeksi 111,2 juta ton batu bara dan 10,9 juta ton komoditas nonbatu bara. Pengembangan Terminal Tarahan II di Sumatera Selatan diproyeksikan menambah kapasitas angkutan hingga 18 juta ton batu bara, sementara perluasan fasilitas Kertapati diperkirakan menambah sekitar tujuh juta ton.

Anne menegaskan bahwa seluruh penguatan layanan angkutan energi dilakukan dengan prinsip ketepatan waktu, keandalan sarana, dan koordinasi operasional yang solid.

“Melalui operasional yang konsisten dan perencanaan jangka panjang, KAI terus menjadi mitra strategis dalam menjaga pasokan energi yang mendukung aktivitas ratusan juta masyarakat,” pungkas Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Perkuat Pengawasan Jelang Angkutan Lebaran 2026, 895 Km Rel KA Dipantau Ketat

4 Maret 2026 - 13:31 WIB

KAI Daop 7 Madiun Operasikan Motis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 29 Maret

4 Maret 2026 - 13:12 WIB

Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

4 Maret 2026 - 09:03 WIB

Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar

4 Maret 2026 - 05:27 WIB

Update KA Mudik 2026: Penjualan Tiket Capai 2 Juta Lebih, Okupansi 46 Persen

3 Maret 2026 - 20:34 WIB

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Tingkatkan Kompetensi Keamanan Lewat Pelatihan BLS

3 Maret 2026 - 19:04 WIB

Awal 2026, 86 Ribu Wisman Gunakan Kereta Api; Yogyakarta dan Gambir Jadi Stasiun Favorit

3 Maret 2026 - 18:31 WIB

Penjualan Tiket KA Lebaran Divre III Palembang Tembus 83.346 Tiket, Mudik Gratis Terisi 64 Persen

3 Maret 2026 - 12:27 WIB

Okupansi KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Capai 56 Persen, Masyarakat Diimbau Pilih Tanggal Alternatif

3 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pelanggan KA Makassar–Parepare Tumbuh 27,82 Persen, Siap Layani Mobilitas Lebaran 2026 di Indonesia Timur

2 Maret 2026 - 22:46 WIB

Trending di PERON